Berita Video
VIDEO - Polisi Amankan Pria yang Tampak Mencurigakan di Gereja Katolik Dahor
Sekitar pukul 11.00 Wita, seorang warga bernama Sawiyha muncul di tempat kejadian, mengaku sebagai pekerja sosial, mengatakan bahwa pelaku
Kapolres Balikpapan, AKBP Wiwin Fitra Y.A.P (TRIBUN KALTIM/ARIS JONI)
Kapolres Balikpapan, AKBP Wiwin Fitra Y.A.P mengatakan, hingga saat ini dirinya masih mengembangkan dan mendalami apa motif yang melatarbelakangi pemuda tersebut melakukan penyerangan.
Walaupun dirinya sudah mendapatkan informasi sementara bahwa terduga pernah mengalami sakit kejiwaan dan pernah dirawat di Rumah Sakit Jiwa (RSJ).
"Saat ini kami sedang melakukan pendalaman terhadap terduga. Kita akan periksa kembali si terduga oleh ahli kejiwaan dan akan mendatangi RSJ tempat dia pernah dirawat," ujarnya.
Saat ditanya terkait hasil pemeriksaan barang bukti yang dibawa terduga, Wiwin menjelaskan bahwa dalam tas ransel yang dibawa terduga didapati sejumlah uang kertas, uang koin yang dibungkus plastik seberat kira-kira dua kilogram, kartu keluarga, buku rekening BCA dan sebilah pisau kecil jenis badik.
"Sejumlah barang bukti itu sudah kita amankan," ungkapnya.
Sementara itu, salah seorang jemaat, Toni menuturkan, sebelum diduga ingin melakukan penyerangan, dirinya juga telah mengamati gerak-gerik terduga yang terlihat gelisah.
Diakui Toni, awalnya terduga duduk di kursi paling belakang saat ibadah misa baru dimulai sekitar pukul 08.00 Wita.
Setelah berselang 45 menit berjalannya ibadah, terduga pindah posisi duduk di kursi ke tujuh dari depan.
"Setelah dia pindah duduk ke depan dekat koor, tidak lama kemudian dia berdiri dan ingin menuju ke altar dengan membawa tasnya. Saat itu kita mengamankan terduga dibantu dengan penjaga di gereja," pungkasnya.
Simak Videonya :
(*)
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/kaltim/foto/bank/originals/suasana-di-gereja-st-petrus-dan-paulus-dahor-balikpapan.jpg)