Unggahan Soal Rambu Belok Kiri di Samarinda Ramai Dikomentari, Dituding jadi Biang Macet
Dalam unggahannya, netizen mengeluhkan posisi rambu belok kiri langsung di persimpangan Jalan MT Haryono - Jalan P Suryanata - Jalan Pangeran Antasari
Penulis: Doan Pardede | Editor: Doan Pardede
"Kalo menurut saya.. jalan situ sudah termasuk sempit,g berimbang sama kendaraan yg melintas d sna.. makanya jd bgtu..
Seandainya d bagi 2 jalurnya kiri dan kanan,bisa2 antrian jalan yg kekanan sana bisa smp k simpangan sirad Salman..wkwkw
Lbh baik plang "belok kiri langsung" itu d cabut..," kata akun Aan.
"1. Kesadaran taat lalu lintas nya kurang. G cuma R2, R4 pun di simpang ini suka seenaknya sendiri, g kasih ruang utk yg mau belok kiri.
2. Menurutku sekalian aja "belok kiri mengikuti isyarat lampu" dg syarat jgn lama2 merahnya," kata akun Feri Kurnawan
"Giliran tulisan "belok kiri jalan langsung" malah banyak yg stop. Kalo "belok kiri ikuti isyarat lampu" malah banyak yg nerobos. sering ngalami mah di perempatan jl. kartini.
#bacasebelumbertindak.," kata akun Dsyrnika.
"plang BELOK KIRI JALAN LANGSUNG boleh saran di tempatkan sebelum arah belokkan atau kira kira 500 meter sebelum lampu merah atau tikungan hal ini untuk menghindari kemacetan dan juga menumpuknya kendaraan di lampu merahnya... Dan juga ga kalah pentingnya jalan di perlebar karna kendaraan bermotor makin tahun makin bertambah dan jalannya tetap .. Hal ini yg membuat kemacetan di mana mana..akan tetapi hal tersebut dapat di hindari dengan rutinnya dinas terkait untuk mengatur dan menjaga lalin setiap waktu...maaf kalau Ada salah kata sekadar masukan untuk Samarinda Yg lebih rapi indah dan tertata...," kata akun Hartanto Anto
"Demi kelancaran lalu lintas dan angkutan jalan di simpang 4 Air Putih (Titik pertemuan antara Jalan Pangeran Antasari - M.T. Haryono - Pangeran Suryanata - Ir. H. Juanda) perlu dilakukan pelebaran ruas jalan di sekitar persimpangan tersebut khususnya ruas Jalan Pangeran Antasari dan Pangeran Suryanata yang menuju ke arah persimpangan," kata akun Wahyu Ap.
"Up Nyimak .. acu tangan yaa sekedar info . Lampu merah simpang 4 situ juga sering mati nyala mati nyala. . kadang binggung yg mna lampu hijau SMA lampu merah .. soal nya bersamaan.. jdi acu tangan tolong di tanganin .. lampu merah nya sering mati mati mksihh sebelum nya .. Muhammad Ardan info dan," kata akun Maulida Putri Dewi.
"Kesadaran dr pengendaranya ajah itu, sy pernah di situ mo belok kiri sy klakson motor di dpn, dgn sopan sy tunjukkan itu tulisan "maaf pak, belok kiri jln trus" sambil nunjuk itu tulisan, eh malah sy di marahin, syok sy lgsg terpaksa nunggu lampu hijau sampe itu bpk2 jln,,," kata akun Nanda
Kapolsek Niat Mampir Usai Salat Subuh, Warga di Samarinda Ini Malah Kabur, Ternyata Pengedar Narkoba
Ikut Penerbangan Perdana Samarinda - Surabaya, Ini Pesan Walikota Samarinda Syaharie Jaang
Beberapa komentar netizen juga mengungkapkan bahwa masalah serupa juga terjadi di beberapa persimpangan yang ada di Kota Samarinda.
"Sering nih kyk gini memang, gk di simpang 4 Sempaja, simpang 4 juanda, simpang 3 agus salim," kata akun Priyageng Adi Nugroho
"simpang 4 jl.pemuda - jl.remaja..jua...cabut aja tulisan ."lurus ikuti isyarat lampu"..di situ anehh lagi..dr pemuda kebnyakan lurus aja..begaduh lampu merah..trus klo kita Stop..ngikuti lampu..dibelakang ini kadang ada ngelaksoni..ibaratnya menyuruh kita..tarusss aja wal..biar aja lampu merah..serba salah..," kata akun Sarwandi
"lampu merah simpang 3 jl.p.suryanata- jl.kadrie oening..disitu..ada tulisan " belok kiri jalan aja julak ae"..antara 2 aja disitu..1.motor arah lurus kadang bekajal ke kiri..jd mobil ke kiri kda kawa lewat..biar di klaksoni..paling noleh kebelakang.sambil merangut.tp kda begarak..terpaksa umpat nunggu lampu hijau.
2.mobil yg mau ke kiri langsung..ragu2 mbari muar..sudah tau..celah kada muat..masih aja maksa..ujung2x..tetahan..motor yg mw jalan langsung kekiri kada kawa lewat..nyumpah jadix dlm hati nie..ngull banar..dh tw kda muat..msh jua maksa...npa kda tecabur ke paret skalian," kata akun Sarwandi lagi.
Dan ternyata, unggahan seputar rambu belok kiri langsung yang diunggah oleh akun Pazrin Maulana Alkatiri ini bukan satunya di grup Bubuhan Samarinda.