Kejar Target, BPJS Kesehatan Bontang Yakin 100 Persen Warga Bakal Jadi Peserta di Akhir Bulan
Laily Jumiati mengatakan hingga per Desember 2018 lalu total warga yang telah ter-cover BPJS Kesehatan mencapai 98 persen.
Kejar Target, BPJS Kesehatan Bontang Yakin 100 Persen Warga Bakal Jadi Peserta di Akhir Bulan
TRIBUNKALTIM.CO, BONTANG — BPJS Kesehatan Kota Bontang menargetkan cakupan warga yang menjadi peserta BPJS Kesehatan mencapai 100 persen pada akhir bulan ini.
Sebanyak 176 ribu warga Bontang dipastikan terlindungi oleh jaminan BPJS Kesehatan dari berbagai jenis Jaminan Kesehatan Nasional (JKN) tahun ini.
Kepala operasional BPJS Kesehatan Bontang, Laily Jumiati mengatakan hingga per Desember 2018 lalu total warga yang telah ter-cover BPJS Kesehatan mencapai 98 persen.
Mitra Kukar Boyong 13 Pemain untuk Berlaga di Piala Indonesia, Hendra Adi Bayauw tak Ikut
Gegara Ingin Fokus Pekerjaan, Kai EXO dan Jennie BLACKPINK Putus Hubungan Asmara
Sedang Berlangsung - Live Streaming Piala Indonesia Persela Lamongan Vs Persik Kendal
Namun, hingga memasuki akhir Januari ini sudah ada tambahan sekitar seribu lebih data warga yang tercatat di data BPJS Kesehatan Bontang.
“Kami optimistis tahun ini cakupannya sudah mencapai 100 persen. Ada tambahan pada awaln bulan ini masuk sekitar seribu lebih, nah kartu mereka itu langsung bisa digunakan pda Februari mendatang,” ujar Laily usai menggelar sosialiasi dan rekonsiliasi dengan pegawai di Auditorium 3 Dimensi, Jumat (25/1/2019).
Laily mengapresiasi Pemkot Bontang aktif untuk mendorong warga segera menjadi peserta Jaminan Kesehatan Nasional (JKN) ini. Bontang menjadi daerah terbaik kedua se-Kaltim yang telah mencapai Universal Coverage pada akhir tahun lalu.
Alasan Perceraian Yeslin Wang dan Delon, Pengacara Sebut Gegara Utang Judi Online Capai Miliaran
Arti Pose Tiga Jari Ahok dan Rencana Pernikahan dengan Bripda Puput Nastiti Devi
Bonus Atlet Asal Kota Minyak Belum Cair, DPRD Balikpapan Beri Respon Begini
Selain itu, konsistensi pemerintah membayar premi BPJS Kesehatan warga Bontang juga patut diapresiasi. Untuk tiap tahunnya, Pemkot Bontang mengalokasikan subsidi anggaran kesehatan sekitar Rp 1 miliar untuk membayar premi bagi 47 ribu warga Bontang.
“Tidak ada hutang dari Pemkot Bontang, tahun lalu sudah lunas semua untuk peserta JKN dari Penerima Bantuan Iuran (PBI),” pungkas Laily. (*)
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/kaltim/foto/bank/originals/yakin-100-persen.jpg)