Jamin Keamanan dan Kenyamanan Tamu, Hotel Harris Simulasi Penanggulangan Kebakaran
Ini untuk keamanan dan keselamatan tamu hotel. Kami harus menjamin mereka aman terhadap ancaman bencana salah satunya kebakaran.
Penulis: Christoper Desmawangga | Editor: Fransina Luhukay
TRIBUNKALTIM.CO, SAMARINDA - Tidak ingin ada korban jiwa, terutama dari pihak tamu, hotel Harris bersama instansi terkait menggelar simulasi penanggulangan bencana kebakaran, Kamis (31/1/2019).
Simulasi tersebut dilakukan bersama dengan TNI, Polri, Satpol PP, PMI dan Dinas Damkar Kota Samarinda. Selain oleh petugas dan tim dari Hotel Harris, tamu hotel juga turut serta dalam simulasi itu.
Skenario simulasi itu bermula ketika terjadi kebakaran di lantai tujuh hotel, api maupun asap tebal tampak membesar. Namun hotel telah dilengkapi dengan sejumlah perlengkapan pemadaman, ditambah dengan bantuan dari Damkar, membuat api dapat dipadamkan.
Bahkan, pada simulasi itu Damkar juga menurunkan sejumlah kendaraan alat beratnya seperti mobil tangki serta truk yang dapat menjangkau korban di tempat yang tinggi. Guna antisipasi dan penanggulangan kebakaran, pihak hotel harus menyedikan perlengkapan pemadaman, diantaranya memasang sistem proteksi, seperti springler di setiap kamar maupun ruangan.
Lalu, terdapat alat smoke detector, hydrant box yang di pasangan di setiap lantai, serta APAR yang diletakkan 3-4 unit di setiap lorong. Juga di sepanjang jalur evakuasi tidak boleh ada barang-barang yang dapat menghambat aktivitas petugas. "Setiap hotel wajib memahami alur prosedur dalam penaggulangan kebakaran. Dan simulasi ini juga sebagai latihan, apalagi hotel yang memiliki gedung tinggi. Jangan sampai terlambat penangangannya sehingga menimbulkan korban jiwa," ujar Kepala Dinas Damkar Kota Samarinda, Nursan.
Dia juga berharap semua pihak terkait turut serta ke lokasi kejadian guna menjalankan fungsinya masing-masing, seperti Kepolisian, Satpol PP, Dinas Perhubungan dan instansi terkait lainnya. "Di lokasi harus ada yang melakukan pengamanan, Satpol PP dan Kepolisian bisa melakukan itu. Lalu yang mengatur lalu lintas agar petugas pemadam dapat mudah melintas menjangkau lokasi, Dishub dan kepolisian juga harus berperan," tambahnya.
General Manager Hotel Harris, Vincent Gunawan, menjelaskan simulasi ini memang dilakukan untuk menjamin keselamatan tamu. "Ini untuk keamanan dan keselamatan tamu hotel. Kami harus menjamin mereka aman terhadap ancaman bencana, salah satunya kebakaran," ujarnya, singkat.(*)
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/kaltim/foto/bank/originals/simulasi-kebakaran-hotel-harris.jpg)