Bupati PPU Abdul Gafur Mas'ud Usulkan 41.906 Jargas, Ini Alasannya

Bupati PPU Abdul Gafur Masud (AGM), Jumat (1/2/2019) menjelaskan, pengajuan sambungan rumah ini dilakukan karena sudah ada program pemerintah.

Bupati PPU Abdul Gafur Mas'ud Usulkan 41.906 Jargas, Ini Alasannya
TRIBUN KALTIM/SAMIR
Gardu induk jargas di Nenang yang sudah hampir rampung. 

Bupati PPU Abdul Gafur Masud Usulkan 41.906 Jargas, Ini Alasannya

Laporan wartawan tribunkaltim. Co, Samir Paturusi

TRIBUNKALTIM.CO, PENAJAM -  Pemerintah Kabupaten Penajam Paser Utara (PPU) telah mengusulkan kepada Kementerian ESDM, agar dilakukan pemasangan jaringan gas 41.906 sambungan rumah mulai tahun 2020-2023 mendatang.

Saat ini telah terpasang 4.260 SR di lima kelurahan namun sampai sekarang belum beroperasi.

Bupati PPU Abdul Gafur Masud (AGM), Jumat (1/2/2019) menjelaskan, pengajuan sambungan rumah ini dilakukan karena sudah ada program pemerintah.

Apalagi nanti bila program ini berjalan baik dan masyarakat akan terbantu dengan program jargas ini.

Bukan hanya itu lanjutnya, bila memungkinkan untuk usulan ini diharapkan bisa untuk masyarakat di empat kecamatan.

"Memang perlu bersabar menunggu program ini benar-benar berjalan baik sehingga bisa terpasang secara keseluruhan, " ujar Bupati PPU Abdul Gafur Masud.

Pemkab PPU Usulkan Harga Jargas di Bawah HET LPJ 3 Kg

VIDEO - Peresmian Jargas di PPU Ditunda, Ini Kata Anggota Komisi VII DPR RI Ihwan Datu Adam

Soal Penundaan Peresmian Jargas di PPU, Ini Kata Anggota Komisi VII DPR RI Ihwan Datu Adam

Usman Minta Harga Jargas di PPU Sudah Rampung Sebelum Peresmian di 14 Januari

Kementerian ESDM Tunda Pengoperasian Jargas di Penajam, Ini Alasannya

Asisten II Bidang Kesejahteraan dan Pembangunan, Ahmad Usman menjelaskan, untuk saat ini sudah terpasang 4.260 jargas di lima kelurahan masing-masing Penajam, Gunung Steleng, Nenang, Nipah-nipah dan Sungai Paret.

Ia mengaku, sudah mendapat informasi dari kontraktor pelaksana bahwa untuk pemasangan jargas selanjutnya tak menjadi masalah lagi, karena rata-rata masyarakat untuk menerima program ini

Usman mengatakan dengan adanya jargas ini akan memberikan kemudahan kepada warga terutama para suami, karena tak perlu lagi harus membeli tabung gas malam hari.

"Jadi tugas suami sudah hilang satu, karena gas sudah tersedia, " ujarnya. (*)

Penulis: Samir
Editor: Trinilo Umardini
Sumber: Tribun Kaltim
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved