Adiknya Selamat, Terungkap Sang Kakak Diterkam Buaya saat di Atas Perahu
Amrullah, warga yang menemukan korban menuturkan, pada awalnya bersama tiga warga berinisiatif untuk mencari korban menggunakan perahu kecil.
Penulis: Samir |
Adiknya Selamat, Terungkap Sang Kakak Diterkam Buaya saat di Atas Perahu
Laporan wartawan tribunkaltim. Co, Samir Paturusi
TRIBUNKALTIM.CO, PENAJAM - Rumah Andi Muhammad Rizal (15) di perumahan karyawan PT Waru Kaltim Plantation (WKP) di RT 01, Kelurahan Buluminung, Kecamatan Penajam, Penajam Paser Utara (PPU) mulai dipenuhi pelayat.
Rizal ditemukan tewas di anak Sungai Ingkur 1 kilometer dari lokasi kejadian tempat diterkam buaya pada, Senin (4/2/2019) sekitar pukul 07.30 wita.
Amrullah, warga yang menemukan korban menuturkan, pada awalnya bersama tiga warga berinisiatif untuk mencari korban menggunakan perahu kecil.
Saat menelurusi Sungai Ingkur, kemudian ia masuk di anak sungai dan melihat mayat korban tengkurap
Ia mengatakan, saat ditemukan sejumlah bekas luka yang diduga cakar buaya di badan korban.
Mulai di tangan kiri, bahu ktliri dan kaki kiri.
"Tapi kaki kiri juga patah, " ujarnya.
BREAKING NEWS - Mayat Anak Laki-laki yang Diduga Diterkam Buaya Ditemukan 1 Km dari Sungai Ingkur
Amrullah yang juga warga RT 01 Buluminung ini mengatakan ia mendatangi lokasi tersebut merupakan tenpat buaya sering bertelur.
Selain itu, buaya juga suka dengan anak sungai.
Meski menjadi sarang buaya, namun Rizal merupakan korban pertama.
Ia mengaku saat mencari korban sempat menyampaikan permisi kepada penghuni sungai tersebut.
"Saya sampaikan, mohon mayat korban juga diberikan kepada yang berhak yaitu keluarga," ujarnya.
Korban Andi Muhammad Rizal (15) korban yang diduga diterkam buaya di Sungai Ingkur, Kelurahan Buluminung, Kecamatan Penajam, Kabupaten Penajam Paser Utara (PPU) akhir ditemukan meninggal dunia, Senin (4/2/2019) sekitar pukul 07.30 Wita.
Korban ditemukan 1 kilometer dari lokasi kejadian.
BREAKING NEWS - Bukan Tenggelam, Ternyata Andi Muhammad Diterkam Buaya di Sungai Ingkur
Seorang Ayah Selamatkan Anaknya dari Terkaman Buaya, Tak Ragu Duel Meski Hanya Bermodal Kayu
Perjuangan Warga Pasangkayu, Tiap Hari Lintasi Jembatan Gantung dengan Sungai Penuh Buaya Raksasa
VIDEO Evakuasi Buaya Sepanjang 4 Meter di Bontang Utara, Evakuasi hingga 3 Jam
Kasi Logistik dan Peralatan, Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) PPU, Nurlaila mengatakan korban sudah ditemukan dan meninggal dunia.
"Korban ditemukan 1 kilometer dari kejadian," ujarnya.
Sebelumnya, Kasubdit Logistik dan Peralatan, BPBD PPU, Nurlaila mengatakan, korban saat diterkam buaya berada di atas perahu.
Saat itu ia memanggilan adiknya, Aulia (3) yang sedang mandi dekat jembatan.
"Adiknya selamat, tapi kakaknya sampai sekarang belum ditemukan. Jadi korban diterkam buaya saat berada di atas perahu, " katanya.
Nurlaila mengatakan saat kejadian ibu korban Rusmaniah sempat melihat ekor buaya dihempaskan.
Ia mengatakan, menurut informasi warga buaya sering naik di jembatan maupun di sisi pinggir sungai saat air sedang pasang tinggi. (*)
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/kaltim/foto/bank/originals/mayat-korban-andi-muhammad-rizal-disemayamkan-di-rumahnya.jpg)