Ringankan Beban Korban Kebakaran di Samarinda, Relawan Info Taruna Siaga Salurkan Sejumlah Bantuan
Bukan hanya tanggap saat terjadi musibah, relawan di Samarinda juga berupaya meringankan beban warga yang menjadi korban.
Penulis: Christoper Desmawangga | Editor: Doan Pardede
Ringankan Beban Korban Kebakaran di Samarinda, Relawan Info Taruna Siaga Salurkan Sejumlah Bantuan
Laporan Wartawan Tribunkaltim.co, Christoper D
TRIBUNKALTIM.CO, SAMARINDA - Bukan hanya tanggap saat terjadi musibah, relawan di Samarinda juga berupaya meringankan beban warga yang menjadi korban.
Untuk diketahui belum lama ini, tepatnya pada Jumat (8/2/2019) kemarin, terjadi kebakaran di Jalan KH Mas Mansyur, Sungai Kunjang.
Dalam kejadian tersebut, 8 rumah dan 4 bangsalan 18 pintu yang ludes jadi arang.
Sebanyak 58 jiwa dari 15 Kepala Keluarga (KK) kehilangan tempat tinggal.
Satuan relawan dari Info Taruna Samarinda (ITS), Sabtu (9/2/2019) siang tadi memberikan sejumlah bantuan kepada korban kebakaran yang diserahkan ke posko kebakaran, di dermaga UD Rotan Mas, tepat di depan lokasi kebakaran.
Sejak ada Bagasi Berbayar, Ground Handling di Bandara Ini Hanya Angkut 500 Kg Barang, Biasanya 2 Ton
Rekrutmen PPPK/P3K 2019, Tenaga Kesehatan Wajib Bedakan STR Internship dan yang Masih Berlaku
Bantuan yang diberikan berupa, 50 kotak susu bayi, 4 dus pakaian layak pakai, 22 kaleng susu kental manis dan 50 pcs pembalut wanita.
"Diharapkan, dengan bantuan tersebut bisa sedikit meringankan beban para korban kebakaran, khususnya balita dan wanita serta manula yang menjadi korban kebakaran," Ucap Koordinator ITS, Joko Iswanto, Sabtu (9/2/2019).
Sementara itu, Koordinator Posko Kebakaran, Hakim menjelaskan, saat ini hal yang paling dibutuhkan oleh korban kebakaran yakni makanan siap santap, seperti nasi bungkus.
Ahmad Dhani Ditahan, Ini Beda Insta Story Maia Estianty dan Mulan Jameela, Netizen Pun Terbelah
Dua Pria di Samarinda Diamankan Polisi Saat Hendak Belanja Pipet Kaca
Pasalnya, kendatipun ada bantuan berupa sembako telah diberikan, namun rata-rata korban kebakaran belum dapat memasak sembako yang diberikan karena belum memiliki kompor.
"Rata-rata korban kebakaran datang ke posko nanya apakah ada nasi bungkus, karena banyak yang belum bisa memasak, tidak ada kompornya," ucapnya.
Selain nasi bungkus, dirinya mengaku korban kebakaran juga membutuhkan selimut, seragam sekolah, termasuk bukti dan alat tulis, serta uang tunai.
"Kalau baju banyak sudah, itu masih menumpuk, tapi kalau ada yang memberikan tetap kita terima. Uang tunai juga dibutuhkan, untuk keperluan mereka," jelasnya.
"Bantuan yang ada selalu kita salurkan setiap pukul 18.00 Wita setiap harinya. Terima kasih kepada semua pihak, warga Samarinda yang peduli dengan korban kebakaran di sini," tutupnya .(*)
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/kaltim/foto/bank/originals/aksi-sosial-relawan.jpg)