Pilpres 2019
Biasa Saling Serang, Perseteruan Tsamara Amany dan Faldo Maldini Sirna Lewat Lagu Kangen
Dua politikus muda yang tengah naik daun, Tsamara Amany dan Faldo Maldini, selama ini dikenal sebagai seteru.
Penulis: Syaiful Syafar | Editor: Januar Alamijaya
Atas tweet tersebut, politikus Partai Amanat Nasional (PAN), Faldo Maldini pun berkomentar dengan mempertanyakan narasi kosong yang dimaksudkan oleh Tsamara.
"Narasi kosong yg mana Kawan @TsamaraDKI ? Yang rombongan sirkus? visi-misi kependekan? bikin hoax nyerang diri sendiri? atau sawit yg mempermurah harga gadget ya? Serius mau nanya, biar teman2 makin paham, termasuk saya," jawab Faldo Maldini.

Setelahnya, Faldo juga kembali menuliskan tweet yang ia kaitkan dengan nama Tsamara Amany.
Pada kicauannya, Faldo Maldini mentautkan berita soal tarif baru tol JORR yang dirasa mahal.
"Ini bukan narasi kosong, tapi narasi penuh. Penuh kebodohan
Cc @TsamaraDKI dkk
Tarif Baru Tol JORR Dirasa Mahal, BPJT: Silakan Lewat Jalan Biasa," tulis Faldo Maldini.
Sikap Faldo saat Tsamara Dilecehkan
Pada Januari 2019, Faldo Maldini ikut menanggapi kasus pelecehan perempuan yang dialami Tsamari Amany.
Hal itu bermula dari kicauan caleg Partai Demokrat bernama Taufik Hidayat yang menyebut ingin menampar Tsamara Amany.
Melalui kicauannya itu, Taufik tampak mengunggah foto Tsamara Amany sedang memegang piagam penghargaan kebohongan award dari PSI untuk Andi Arief.
Menurutnya, Tsamara terlalu banyak bicara.
Padahal, tulis Taufik, Tsamara tidak pernah menjadi aktivis maupun tak diketahui saat muda berada di mana.
Faldo Maldini pun ikut menanggapi kasus tersebut.
Ia mengatakan, dirinya kerap kali berkesempatan berbicara sepanggung dengan Tsamara Amany.