Pasca Acara Munajat 212, Wakil Ketua MPR Ingatkan Jangan Ganggu Kebebasan Pers
Wakil Ketua MPR RI OSO, mengingatkan di Kota Padang bahwa Kebebasan Pers itu harus ditegakan. Ini berkaca dari peristiwa acara Munajat 212.
"Tiba-tiba di tengah selawatan sekitar pukul 21.00 WIB, terjadi keributan. Massa terlihat mengamankan orang. Saat itu, beredar kabar ada copet tertangkap," ujar Asnil.
Para jurnalis yang berkumpul langsung mendekati lokasi kejadian.
Beberapa di antaranya merekam, termasuk jurnalis foto (kamerawan) CNN Indonesia TV.
Kamera jurnalis CNN Indonesia TV cukup mencolok sehingga menjadi bahan buruan sejumlah orang.
Menurut Asnil massa yang mengerubungi bertambah banyak dan tak terkendali.
Beberapa orang membentak dan memaksa jurnalis menghapus gambar kericuhan yang sempat terekam beberapa detik.
Saat sedang menghapus gambar, Joni mendengar ucapan bernada intimidasi dari arah massa.
“Kalian dari media mana? Dibayar berapa?”
“Kalau rekam yang bagus-bagus aja, yang jelek enggak usah!”
Nasib serupa juga dialami wartawan Detik.com.
Jakhongir Dicoret, Persija Jakarta Kembali Datangkan Rohit Chand
Live Streaming Bundesliga Bayern München vs Hertha Berlin di SuperSoccer.tv Jam 21.30 WIB
BNK Berau Minta Kewenangan Khusus pada BNN untuk Selesaikan Setengah dari Kasus Narkoba di Kaltim
Saat sedang merekam, dia dipiting oleh seseorang yang ingin menghapus gambar.
Namun, dia tak mau menyerahkan ponselnya.
Massa kemudian menggiring wartawan Detikcom ke dalam tenda VIP sendirian.
Meski telah mengaku sebagai wartawan, mereka tetap tak peduli.
Di sana, dia juga dipukul dan dicakar, selain dipaksa jongkok di tengah kepungan belasan orang.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/kaltim/foto/bank/originals/wartawan-pekerja-jurnalistik.jpg)