Diundang sebagai Pembicara di Universitas dan Pesantren Tebuireng, Hotman Paris Rela Tak Dibayar

Dia mengatakan sudah banyak universitas yang mengundangnya untuk memberi kuliah umum, namun dia menolak.

Diundang sebagai Pembicara di Universitas dan Pesantren Tebuireng, Hotman Paris Rela Tak Dibayar
YouTube/Gofar Hilman
Pengacara kondang Hotman Paris Hutapea saat sesi wawancara dengan Gofar Hilman, Rabu (1/8/2018) 

TRIBUNKALTIM.CO - Hotman Paris bersedia menjadi pembicara saat diundang untuk berbicara di pasca sarjana Universitas Hasyim Asy'ari Tebuireng, Jombang, Jawa Timur.

Bahkan Hotman menyatakan dirinya rela tak dibayar apabila diundang oleh pesantren atau lembaga keagamaan yang memiliki sekolah.

Hal itu disampaikan Hotman lewat unggahan Instagramnya beberapa waktu lalu.

Sebab Hotman Paris ingin menjadi pembicara di lembaga keagaman yang memiliki sekolah, seperti pesantren.

"Halo salam Kopi Joni, sudah berbagai Universitas di Indonesia meminta Hotman Paris untuk memberikan kuliah umum tapi kali ini saya agar mau yang ngundang saya itu adalah lembaga-lembaga keagamaan. Terutama yang punya sekolah seperti pesantren dan sejenisnya," kata Hotman Paris seperti dikutip dari unggahan Instagramnya, Jumat (22/2/3019).

Hotman juga menyatakan dirinya rela tak dibayar menjadi pembicara.

"Apabila yang mengundang memiliki murid lebih dari 500 hadir di seminar, saya bersedia datang tanpa dibayar honor. Di seluruh Indonesia," ucap Hotman.

Menurut pengacara berdarah Batak ini, motivasi sangat diperlukan generasi muda agar sukses.

Baca juga:
 

"Motivasi perlu untuk para generasi muda. Lo tahu tidak ini pendiri Huawei, tiap sore dikasih motivasi sama ibunya, sampai umur 18 tahun masih sangat miskin. Sekarang Amerika pun sudah digoncang oleh dia," ujar Hotman.

Halaman
123
Editor: Kholish Chered
Sumber: TribunWow.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved