Ada Dua Kasus Pencurian dengan Pecahkan Kaca Mobil di PPU, Ini Imbauan Polres

Pencurian dengan cara memecah kaca mobil mulai marak di Kabupaten Penajam Paser Utara (PPU).

Ada Dua Kasus Pencurian dengan Pecahkan Kaca Mobil di PPU, Ini Imbauan Polres
HO_HUMAS SETKAB KUTIM
Ilustrasi tindak kejahatan jalanan memecahkan kaca kendaraan. 

TRIBUNKALTIM.CO, PENAJAM - Pencurian dengan cara memecah kaca mobil mulai marak di Kabupaten Penajam Paser Utara (PPU).

Sampai sekarang dua kasus yang telah diterima Polres masing-masing di Masjid Al Amin Nipah-nipah pada 28 Februari lalu saat salat Magrib dan di Masjid Al Isyad Waru pada 2 Februari juga saat terjadi usai salat Magrib.

Salah seorang korban, Karyani, Minggu (3/3/2019) menuturkan, pada awalnya ia bersama keluarganya dari Muan, Penajam menjenguk keluarganya yang sakit.

Kemudian saat pulang singgah di Masjid Al Irsyad Waru untuk melaksanakan salat Magrib.

Ini Daftar Kode Plat Kendaraan di Kalimantan Timur Berdasarkan Wilayah Kota dan Kabupaten

Update Persib Bandung- Umuh Muchtar Bakal Ajukan Protes, Wasit yang Pimpin Laga Disebut Punya Dendam

Kalender Event Kutai Kartanegara Bulan Maret 2019, Ada Kegiatan Hari Tanpa Bayangan

Usai salat kemudian ia menuju Babulu, namun saat di Desa Api-api baru menyadari bila dua handpone di dalam tas hilang.

"Saya kemudian balik lagi ke masjid, untuk mencari siapa tahu terjatuh atau bagaimana. Setelah saya cari di halaman masjid ternyata tidak ada, pas ke belakang mobil baru saya lihat, kok kaca belakang pecah. Saya yakin bahwa kaca mobil dipecah saat kami salat Magrib, " ujarnya.

Ia mengungkapkan, barang yang hilang adalah dua handpone kemudian uang Rp 600 ribu milik istrinya serta dompet miliknya termasuk kartu ATM dan kartu pegawai.

Sebelumnya, pada 28 Februari lalu juga terjadi pencurian dengan cara pecah kaca mobil. Pencuri memecah kaca pintu depan sebelah kiri.

Kapolres AKBP Sabil Umar didampingi Kasat Reskrim Iptu Iswanto, saat dihubungi Minggu (3/3/2019) mengatakan, sampai saat ini masih melakukan penyelidikan terhadap kasus pencurian dengan cara pecah kaca mobil.

Ia mengatakan ada dua kasus yang telah terjadi masing-masing di Masjid Al Amin Nipah-nipah dan Masjid Al Irsyad Waru. 

Kalah Perdana di Piala Presiden 2019, Pelatih Persib Bandung Kecewa Kepemimpinan Wasit 

Ada Festival Budaya dan Makanan di Dome Balikpapan, Pesertanya dari Berbagai Suku di Indonesia

Link Live Streaming Bhayangkara FC vs Semen Padang, Tanding Pukul 15.30 WIB

Untuk itu, ia menghimbau kepada pengurus masyarakat untuk memasang CCTV termasuk di lingkungan masjid, dengan tujuan akan memudahkan bila terjadi tindakan pidana.

Karena dengan rekaman CCTV itu akan memudahkan polisi melakukan penyelidikan. Selain itu, diharapkan pengurus atau pengamanan masjid akan melaksanakan salat pada saat rakaat terakhir atau melaksanakan salat setelah jamaah lain sudah melaksanakan salat. 

"Kemudian pemilik kendaraan juga kami himbau agar tidak menyimpan barang berharga di mobil saat melaksanakan salat di masjid. Kami juga akan mulai melaksanakan patroli di masjid terutama saat dilaksanakan salat, " ujarnya. (*) 

Penulis: Samir
Editor: Anjas Pratama
Sumber: Tribun Kaltim
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved