Ujian Nasional

Antisipasi Listrik Padam, Hari Pertama UNBK, SMPN 5 PPU Siapkan Genset

Menghadapi Ujian nasional hari ini, sekolah melakukan berbagai macam persiapan dan antisipasi demi lancarnya ujian dengan menyediakan genset

Antisipasi Listrik Padam, Hari Pertama UNBK, SMPN 5 PPU Siapkan Genset
TRIBUN KALTIM/ HERIANI
Siswa SMPN 5 PPU saat mengerjakan soal UNBK, Senin (22/4/2019).

TRIBUNKALTIM.CO, PENAJAM - Ujian Nasional Berbasis Komputer (UNBK) tingkat Sekolah Menengah Pertama (SMP) dilaksanakan selama 4 hari terhitung 22 sampai 26 April 2019. Sekolah-sekolah pun melakukan berbagai macam persiapan dan antisipasi demi lancarnya ujian yang mengevaluasi hasil belajar selama 3 tahun itu.

Tak terkecuali SMP Negeri 5 PPU, salah satu sekolah favorit ini juga tak tanggung-tanggung melakukan persiapan.

Disampaikan Kepala SMPN 5 PPU, Prayitno, pihaknya bahkan menyewa genset sebagai antisipasi manakala terjadi gangguan kelistrikan.

"Untuk mengantisipasi lampu mati, kita berusaha mempersiapkan genset. Kita nyewa dari luar. Meskipun Dinas Pendidikan secara umum melakukan koordinasi dengan PLN, tapi kan tidak bisa menjamin 100 persen tidak terjadi gangguan," katanya, Senin (22/4/2019).

SMPN 5 PPU saat mengerjakan soal UNBK
SMPN 5 PPU saat mengerjakan soal UNBK (TRIBUN KALTIM/ HERIANI)

Lanjut Prayitno, ada 161 siswa yang mengikuti UNBK kali ini yang dibagi menjadi 3 ruang dalam 2 sesi. Pembagian sesi ini karena keterbatasan jumlah komputer.

"Komputer yang kami siapkan cukup untuk dua sesi. Kalau SMPN 5 menyiapkan separuh dari jumlah siswa plus 5 untuk cadangan. Hari ini ujian Bahasa Indonesia," lanjutnya.

Disinggung soal kendala, Prayitno menyebut tidak ada kendala yang berarti, hanya saja pengiriman token (password) seringkali tidak tepat waktu.

"Kendala di UNBK itu biasanya, kan ada token dari pusat, biasanya tidak tepat waktu. Kalau biasanya dalam jadwal 07.30 sudah mulai, ini kita tunggu dulu token dari sana jam berapa. Tapi kalau ada keterlambatan, otomatis kita terlambat juga," ucapnya.

Ada satu ruangan yang belum memulai ujian, yang kata Prayitno karena belum mendapatkan token.

"Ruang 3 belum mulai karena belum dapat kiriman token. Dua ruangan lain sudah mulai karena setiap ruangan servernya berbeda," imbuhnya.

Halaman
12
Penulis: Heriani AM
Editor: Rita
Sumber: Tribun Kaltim
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved