IDI Terjunkan 300 Dokter Periksa Kesehatan Petugas di Tempat Rekapitulasi Suara

Ikatan Dokter Indonesia (IDI) Kaltim menepati janjinya, untuk melakukan pemeriksaan kesehatan kepada seluruh petugas.

IDI Terjunkan 300 Dokter Periksa Kesehatan Petugas di Tempat Rekapitulasi Suara
TribunKaltim.Co/Christoper
PEMILU 2019 - IDI Kaltim melakukan pemeriksaan kesehatan kepada anggota Kepolisian yang melakukan pengamanan rekapitulasi suara di kecamatan Samarinda Kota, Selasa (23/4/2019). 

TRIBUNKALTIM.CO, SAMARINDA - Ikatan Dokter Indonesia (IDI) Kaltim menepati janjinya,  untuk melakukan pemeriksaan kesehatan kepada seluruh petugas yang bertugas pada tahap rekapitulasi suara di tingkat Panitia Pemilihan Kecamatan (PPK).

Secara serentak di seluruh kabupaten dan kota di Kaltim, sedikitnya 300 dokter turun ke tempat rekapitulasi melakukan pemeriksaan kesehatan, yang meliputi Panwas, kepolisian, TNI, saksi partai, serta anggota PPK.

Selain melakukan pemeriksaan kesehatan, pihaknya juga memberikan suplemen vitamin kepada seluruh petugas yang bertugas. "Setelah kami periksa, petugas diberikan suplemen untuk menambah daya tahan tubuh," ucap Ketua IDI Wilayah Kaltim, dr Nathaniel Tandirogang, Selasa (23/4/2019).

Dirinya menjelaskan, bagi petugas yang memiliki tensi darah tinggi mencapai 190, pihaknya  akan meminta kepada KPU untuk mengistirahatkan dahulu petugas tersebut.

Pasalnya, dengan tensi darah yang tinggi, dapat menyebabkan terjadinya stroke. "Kalau punya riwayat hypertensi, itu bisa berujung kematian. Pola makan perlu diatur, kalau waktunya makan ya harus makan, jangan ditunda-tunda," tegasnya.

Pemeriksaan kesehatan oleh IDI Kaltim secara sukarela ini mendapatkan apresiasi dari sejumlah pihak, termasuk jajaran kepolisian dari Polsek Samarinda Kota.

"Ini sangat membantu kami dan petugas di tempat rekapitulasi suara, dengan pemeriksaan ini kita jadi tahu kondisi tubuh, jadi nantinya bisa lebih menjaga kesehatan lagi," ucap Kapolsek Samarinda Kota, Kompol Nur Kholis.

"Kami dari Kepolisian mengucapkan terima kasih kepada IDI Kaltim, mudah-mudahan tidak ada lagi jatuh korban jiwa," sambungnya.

Kendati demikian, pihaknya di setiap apel pagi selalu meminta kepada anggotanya untuk senantiasa menjaga kesehatan. Bahkan dirinya menanyakan satu per satu anggotanya mengenai kondisi kesehatan.

"Selalu diingatkan, karena yang tahu kondisi kesehatnnya, ya diri masing-masing. Kalau misalnya lagi lepas dinas, manfaatkan untuk beristirahat," harapnya. (*)

Halaman
12
Penulis: Christoper Desmawangga
Editor: samir paturusi
Sumber: Tribun Kaltim
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved