Kamis, 9 April 2026

Banyak Caleg Petahana DPRD Bontang Tumbang, Begini Tanggapan Pemerhati Pemilu

Komposisi Anggota DPRD Bontang hampir dipastikan sebagian diiis Caleg pendatang baru. Beberapa diantaranya bahkan masih tergolong muda.

Editor: Samir Paturusi
TribunKaltim.Co/Ichwal Setiawan
AHMAD SYAHRIR Anggota LSI Strategi 

TRIBUNKALTIM.CO, BONTANG — Komposisi Anggota DPRD Bontang hampir dipastikan sebagian diiis Caleg pendatang baru. Beberapa diantaranya bahkan masih tergolong muda bahkan beberapa diantaranya politisi baru.

Pemerhati politik Pemilu Ahmad Syahrir mengatakan, fenomena ini muncul dipengaruhi beberapa faktor, diantarnya seperti hilangnya kepercayaan publik terhadap politisi senior hingga kepercayaan tinggi dari para calon petahana.

“Ada beberapa kasus korupsi yang membuat pemilih jenuh dengan politisi itu-itu saja, kepercayaan turun berdampak pada elektoral politisi senior (tua) menurun,” ujar Syahrir kepada tribunkaltim.co, Senin (6/5/2019).

Di samping itu, faktor lainnya yang mempengaruhi tumbangya sejumlah politisi senior lantaran over confidence atau terlalu percaya diri.

Para petahana telah merasa banyak melakukan hal yang berimbas kepada insentif elektoral mereka.

Padahal, tak berbeda denga caleg baru para petahanan seharusnya menyadari pertarungan politik selalu bersifat dinamis.

“Keunggulan pendatang baru itu mereka memaksimalkan potensi yang ada, strategi baru dilakukan untuk menjarinh sebanyak mungkin suara,”ujarnya.

Sementara itu, para pendatang baru ditopang oleh tim-tim yang kuat dan enerjik atau SDM, kemudian faktor dukungan dana operasional yang cukup serta waktu untuk berkampanye lebih banyak.

Tiga poin di atas sejatinya juga dimiliki oleh para petahana, tetapi para pendatang baru mampu mengelola SDM, modal dan waktu dengan baik.

“Itu beberapa hal yang membuat konstelasi politik di parlemen Bontang banyak alami berubahan,” ujarnya.

Sekadar informasi, hasil rekapitulasi sementara para caleg petahana diprediksi bertahan hanya 12 orang dari total 25 anggota dewan.

Mereka antara lain, Nursalam (Ketua DPRD), Faisal (Wakil Ketua DPRD), Etha Rimba Paembonan (Wakil Ketua DPRD). Dari Komisi I yang mempereh suara tinggi, Agus Haris dan Abdul Malik serta Muslimin, Sedangkan komisi II yang bertahan yakni, Ma’ruf Effendi dan Bahktiar Wakkang, sementara untuk Komisi III Rustam, Agus Suhadi, Ridwan, dan Rusli.

Sementara 13 caleg petahana lainnya gagal meraih suara untuk mengantarnya ke DPRD Bontang. (*)

Dua Petahana Tumbang, Kalah Strategi dan Modal

Sementara itu, hasil rekapitulasi suara anggota DPRD Bontang telah memunculkan sejumlah Calon Legislatif (Caleg) dengan suara tertinggi.

Sumber: Tribun Kaltim
Halaman 1/2
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved