Rabu, 15 April 2026

Truk Termundur Lebih 100 Meter dari Atas Tanjakan MT Haryono, Begini Pengakuan Sang Sopir 

Khalik pun mengaku tak mengalami cedera serius. Ia hanya masih kaget dengan apa yang barusan dialaminya.

TRIBUN KALTIM / MUHAMMAD FACHRI RAMADHANI
Lagi, tanjakan mazda Jalan MT Haryono kembali memakan korban, Rabu (15/5/2019). Kecelakaan tersebut melibatkan truk muatan pasir dan 2 unit mobil. Truk tersebut termundur dari atas tanjakan lebih 100 meter ke bawah. 

Laporan Wartawan Tribunkaltim.co, Muhammad Fachri Ramadhani

TRIBUNKALTIM.CO, BALIKPAPAN - Khalik (43) warga perantauan di Balikpapan tampak berkacak pinggang, sesekali menggeleng dan menyapu wajahnya dengan telapak tangan kanan.

Ya, dia adalah sopir yang mengemudikan truk yang termundur dari atas tanjakan Mazda Jalan MT Haryono Balikpapan, Rabu (15/5/2019).

Truk muatan pasir yang dikemudikannya baru berhenti setelah meluncur lebih dari 100 meter dari atas tanjakan ke bawah, usai pantat truk menghantam 2 mobil dan pagar teralis ruko.

"Mau naik, saya rem gak berfungsi. Tiba-tiba kendali kontrol hilang. Pasrahkan mobil meluncur ke bawah," katanya.

Saat tahu pedal rem yang diinjak penuh sudah tak lagi berfungsi, ia mencoba tetap tenang menjaga kendali stir. Ia sempat menoleh ke belakang, beberapa kendaraan ada yang mengindar ke kanan, ada pula yang berhenti di bawah tanjakan melihat kendaraannya mundur.

"Lebih dari 100 meter itu, pak. Pokoknya tadi saya tahan stir saja, gak belok sendiri. Saya ikuti apa kata mobil saja. Karena kalau lawan semakin bahaya," ungkapnya.

Beruntung tak ada korban jiwa dalam insiden kecelakaan ini.

Khalik pun mengaku tak mengalami cedera serius. Ia hanya masih kaget dengan apa yang barusan dialaminya.

"Saya ambil pasir dari teritip mau antar ke Kampung Baru (Balikpapan Barat). Sudah biasa lewat sini. Tadi naik juga sudah persiapan dari bawah sudab gigi (persneling) 2," bebernya.

Saat ini Khalik harus memutar otak, bagaimana cara mengganti kerugian kepada 2 pemilik mobil yang ditabrak pantat truknya.

Mobil CRV hitam tampak rusak parah di bagian depan. Mobil itu diketahui terputar 180 derajat akibat tubrukan tersebut.

"Mau diatur baik-baik saja. Ini kan musibah. Apalagi tak ada unsur kesengajaan kejadian ini. Saya cuma sopir mau apa lagi, ini kerja gini baru 6 bulan. Saya pendatang baru setahun," kata pria yang tinggal di kawasan Sepinggan Balikpapan itu.

Sementara petugas piket laka Satlantas Polres Balikpapan, Bripka Hadi menyebut dari olah TKP sementara dan keterangan sopir dan saksi, diduga kendaraan muatan pasir ini bermasalah sistem pengeremannya.

"Sementara diketahui remnya gak tahan, blong, kendaraan meluncur ke bawah. Muatannya penuh tadi," katanya.

Sumber: Tribun Kaltim
Halaman 1/2
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved