Ramadhan 2019

Jalankan Peran Sosial, GAPKI Kaltim Ajak Buka Puasa Bersama Anak Yatim Piatu

Gabungan Pengusaha Kepala Sawit Indonesia (GAPKI) Kalimantan Timur mengadakan kegiatan buka puasa bersama (bukber) dengan anak yatim

Jalankan Peran Sosial, GAPKI Kaltim Ajak Buka Puasa Bersama Anak Yatim Piatu
TRIBUNKALTIM.CO/NEVRIANTO HARDI PRASETYO.
Ketua Gabungan Pengusaha Kepala Sawit Indonesia (GAPKI) Kalimantan Timur, Muhammad Sjah Djafar (kiri) saat berbagi kepada anak-anak yatim piatu dari Lembaga Kesejahteraan Sosial Anak (LKSA) Istiqomah Samarinda, pada kegiatan buka puasa bersama GAPKI Kaltim, pada Selasa (21/5), di Midtown Hotel, Samarinda. 

TRIBUNKALTIM.CO, SAMARINDA - Gabungan Pengusaha Kepala Sawit Indonesia (GAPKI) Kalimantan Timur mengadakan kegiatan buka puasa bersama (bukber), pada Selasa (21/5), di Midtown Hotel, Samarinda.

Pada kesempatan tersebut, GAPKI juga turut mengundang  25 anak yatim piatu dari Lembaga Kesejahteraan Sosial Anak (LKSA) Samarinda.

Ketua GAPKI Kaltim, Muhammad Sjah Djafar mengatakan, kegiatan buka puasa bersama anak yatim tersebut diselenggarakan untuk menjalankan peran GAPKI sebagai asosiasi yang dapat bermanfaat bagi banyak pihak, dalam hal ini anak yatim piatu.

"Diharapkan tahun-tahun mendatang, GAPKI Kaltim dapat lebih meningkatkan kegiatan sosial kami," ujar Djafar ditemui usai kegiatan.

Dengan kegiatan buka puasa bersama tersebut, Djafar berharap agar kegiatan sosial seperti ini juga dapat menjadi contoh dan panutan bagi asosiasi-asosiasi lainnya.

Selain itu, Djafar juga berharap agar pengusaha kelapa sawit lainnya di Kaltim dapat segera bergabung bersama GAPKI, karena peran GAPKI tidak hanya bergerak di bidang kepala sawit saja, tetapi kegiatan sosial juga menjadi satu poin penting dalam GAPKI.

"Tidak hanya wadah untuk berkumpul pengusaha saja, disamping itu, GAPKI juga dapat menjadi wadah untuk tujuan-tujuan lain, salah satunya yaitu wadah untuk berbagi seperti kegiatan malam ini," lanjutnya.

Tidak hanya itu, dari kegiatan yang sudah dilakukan dari tahun ke tahun tersebut, masyarakat luas dapat mengenal GAPKI, yang dalam hal ini anak-anak yatim piatu.

"Bagi anak-anak, GAPKI ini sering diasosiasikan sebagai orang. Padahal GAPKI ini merupakan asosiasi pengusaha kelapa sawit, dan mereka melihat, dan suatu saat mungkin mereka ingin menjadi pengusaha kelapa sawit yang sukses," tuturnya. (*)

BACA JUGA

Halaman
12
Penulis: Aditya Rahman Hafidz
Editor: Samir Paturusi
Sumber: Tribun Kaltim
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved