TERPOPULER: Jadi Tersangka, Ini Pengakuan Tetangga & Tanggapan Fadli Zon Terkait Kasus Kivlan Zein

Kebenaran status Kivlan Zein menjadi tersangka ini dialui Karopenmas Divisi Humas Polri Brigjen Pol Dedi Prasetyo.

Penulis: Cornel Dimas Satrio | Editor: Syaiful Syafar
TRIBUNNEWS.COM/HERUDIN
Kivlan Zen 

TRIBUNKALTIM.CO - Kepolisian telah resmi menetapkan Mantan Kepala Staf Komando Cadangan Strategis Angkatan Darat Mayjen TNI (Purn) Kivlan Zein menjadi tersangka.

Kivlain Zein berstatus tersangka atas kasus penyebaran berita hoaks dan makar.

Kebenaran status Kivlan Zein menjadi tersangka ini dialui Karopenmas Divisi Humas Polri Brigjen Pol Dedi Prasetyo.

Dilansir dari Tribunnews.com, Kivlan Zein sebelumnya memang telah dilaporkan atas tuduhan menyebarkan berita bohong dan makar terhadap pemerintah Republik Indonesia.

"Ya, betul (sudah tersangka)," ungkap Dedi, Selasa (28/5/2019).

Adapaun Undang-Undang yang menjerat Kivlan Zein antara lain, Undang-Undang (UU) Nomor 1 Tahun 1946 tentang KUHP pasal 14 dan atau pasal 15.

Kivlan Zen menjadi pembicara diskusi di Jakarta Pusat, Selasa (6/5/2014).
Kivlan Zein menjadi pembicara diskusi di Jakarta Pusat, Selasa (6/5/2014). (TRIBUNNEWS.COM/HERUDIN)

Selain itu terhadap Keamanan Negara atau Makar UU Nomor 1 Tahun 1946 tentang KUHP pasal 107 jo asal 110 jo pasal 87 dan atau pasal 163 bis jo pasal 107.

Kasus yang menjerat Kivlan Zein terkait makar dan penyebaran berita hoax itu berasal dari laporan seorang pria asal Serang, Banten bernama Jalaludin dengan nomor laporan LP/B/0442/V/2019/Bareskrim tertanggal 7 Mei 2019.

Sementara itu, fakta-fakta terkait penetapan status tersangka Kivlan Zein, berhasil didpatkan berdasarkan penelusuran Tribunnews.com, antara lain:

1. Pemeriksaan perdana sebagai tersangka

Mayjen (Purn) TNI Kivlan Zein saat ditemui Tribunnews.com di Hotel Borobudur, Jakarta Pusat, Sabtu (3/12/2016).
Mayjen (Purn) TNI Kivlan Zein saat ditemui Tribunnews.com di Hotel Borobudur, Jakarta Pusat, Sabtu (3/12/2016). (Tribunnews.com/Yurike Budiman)

Setelah ditetapkan sebagai tersangka, Mabes Polri dijadwalkan akan memeriksa Kivlan Zein sebagai tersangka kasus hoaks dan makar pada Rabu (29/5/2019) besok.

Pemeriksaan tersebut sedianya dilakukan pada 21 Mei 2019 lalu, namun yang bersangkutan meminta penundaan.

"Yang bersangkutan sedianya dipanggil penyidik Bareskrim itu tanggal 21 (Mei).

Tapi karena yang bersangkutan ada kegiatan, pengacaranya menginformasikan kepada penyidik minta ditunda untuk pemeriksaannya tanggal 29 Mei, pada pukul 10.00 WIB," ungkap Dedi Prasetyo, di Mabes Polri, Jl Trunojoyo, Kebayoran Baru, Jakarta Selatan, Selasa (28/5/2019).

Halaman
1234
Sumber: Tribunnews
  • Berita Populer
    Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved