Mudik Lebaran 2019
Satlantas Kutai Timur Ingatkan Empat Titik Rawan di Jalur Mudik
Musim mudik sudah sedang berlangsung. Mereka yang sudah mendapat cuti Lebaran, satu per satu mulai meninggalkan Sangatta.
TRIBUNKALTIM.CO, SANGATTA – Musim mudik sudah sedang berlangsung. Mereka yang sudah mendapat cuti Lebaran, satu per satu mulai meninggalkan Sangatta.
Mereka yang berstatus pegawai pemerintahan, diperkirakan bakal mulai melakukan perjalanan Sabtu (1/6), setelah apel Hari Lahir Pancasila.
Menghadapi musim mudik, Kasatlantas Polres Kutim AKP Eko Budiatno mengingatkan agar warga selalu berhati-hati.
Terutama mereka yang berkendara pribadi.

Baik mobil maupun motor. Karena di sepanjang jalur mudik, ada beberapa titik rawan yang harus menjadi perhatian bersama.
“Karena Kutim ini termasuk jalur lintas antara Kaltim dan Kaltara, maka jalur mudik pun ada ke selatan ada ke utara.
Untuk jalur selatan, titik rawan ada di jalur Bontang-Samarinda Km 19 dan jalur Sangatta-Bontang kawasan Handoko.
Sedangkan jalur utara, jalur Sangatta-Bengalon di kawasan Berotak menjadi titik rawan yang perlu kewaspadaan tinggi.
Di mana di lokasi tersebut terdapat jalan yang sedikit menurun dan salah satu sisinya longsor.
Titik rawan lainnya adalah jalur Bengalon-Muara Wahau.
Tepatnya di Gunung Kudung. Dimana jalur ini menanjak tajam dan banyak kelokan,” ungkap Eko, Jumat (31/5).
Untuk mengingatkan warga, jajaran Satlantas Polres Kutim juga telah memasang rambu dan spanduk peringatan di beberapa titik rawan dimaksud.
Dengan kalimat-kalimat yang ramah namun bermakna tegas.
Seperti, Kurangi Kecepatan, Kecepatan Kendaraan Menentukan Keselamatanmu, Jauh Dekat Gunakan Helm dan patuhi lalu lintas, karena kecelakaan tak seenak ketupat Lebaran.
“Selama musim mudik Lebaran, kami mengerahkan seluruh kekuatan di lingkungan Satlantas untuk berbagai kegiatan.