Sejarah Hari Ini

SEJARAH HARI INI: 31 Mei Hari Tanpa Tembakau Sedunia, Matikan Rokokmu Sekarang!

Sejarah Hari Ini, setiap tanggal 31 Mei diperingati sebagai Hari Tanpa Tembakau Sedunia atau World No Tobacco Day.

SEJARAH HARI INI: 31 Mei Hari Tanpa Tembakau Sedunia, Matikan Rokokmu Sekarang!
cardiffdentistry.com.au
SEJARAH HARI INI: 31 Mei Hari Tanpa Tembakau Sedunia, Matikan Rokokmu Sekarang! 

TRIBUNKALTIM.CO - Sejarah Hari Ini, setiap tanggal 31 Mei diperingati sebagai Hari Tanpa Tembakau Sedunia (HTTS) atau World No Tobacco Day.

Peringatan Hari Tanpa Tembakau Sedunia atau World No Tobacco Day menyerukan kepada para perokok agar berpuasa tidak merokok (mengisap tembakau) selama 24 jam serentak di seluruh dunia.

Hal ini bertujuan untuk menarik perhatian dunia mengenai menyebarluasnya kebiasaan merokok dan dampak buruknya terhadap kesehatan.

Diperkirakan kebiasaan merokok setiap tahunnya menyebabkan kematian sebanyak 5,4 juta jiwa.

Negara-negara anggota Organisasi Kesehatan Dunia (WHO) mencetuskan Hari Tanpa Tembakau Sedunia atau World No Tobacco Day ini pada tahun 1987.

Aliansi Mahasiswa Kesehatan Masyarakat Kota Samarinda melakukan aksi damai, untuk memperingati Hari Tanpa Tembakau Sedunia HTTS yang akan jatuh pada 31 Mei 2019 nanti di Perempatan Lembuswana Samarinda, Sabtu (25/5/2019).
Aliansi Mahasiswa Kesehatan Masyarakat Kota Samarinda melakukan aksi damai, untuk memperingati Hari Tanpa Tembakau Sedunia HTTS yang akan jatuh pada 31 Mei 2019 nanti di Perempatan Lembuswana Samarinda, Sabtu (25/5/2019). (TRIBUN KALTIM / CAHYO WICAKSONO PUTRO)

Dalam satu dasawarsa terakhir, gerakan ini menuai reaksi baik berupa dukungan dari pemerintah, aktivis kesehatan, dan organisasi kesehatan masyarakat, ataupun tentangan dari para perokok, petani tembakau, dan industri rokok.

WHO juga mendesak negara-negara di dunia untuk melawan pertumbuhan rokok yang berbahaya bagi kesehatan.

Hal ini tentu dilakukan demi kebaikan bersama.

Ketika tembakau terus dikonsumsi diperkirakan pada tahun 2030 nanti, tembakau akan membunuh lebih dari delapan juta orang per tahunnya.

Empat dari lima kematian yang terjadi berasal dari negara berpenghasilan menengah dan rendah.

Halaman
1234
Penulis: Syaiful Syafar
Editor: Alfiah Noor Ramadhany
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved