Konstruksi 5.000 Sambungan Jargas di Muara Badak Kutai Kartanegara Mulai Dikerjakan
Sebetulnya, pihaknya meminta kepada Kementerian ESDM sebanyak 40.000 sambungan jargas tapi disetujui 5 ribu jargas, kini mulai dikerjakan.
Penulis: Rahmad Taufik | Editor: Budi Susilo
TRIBUNKALTIM. CO, TENGGARONG - Kepala Dinas Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Kutai Kartanegara, Slamet Hadiraharjo mengatatakan, saat ini kontraktor sedang mengerjakan konstruksi 5.000 sambungan rumah.
Yakni buat jaringan gas (jargas) di Kecamatan Muara Badak, Kutai Kartanegara (Kukar).
Sebelumnya mereka sudah melakukan survei dan kajian di lapangan.
"Kalau saat ini sudah pengerjaan konstruksi tapi tidak langsung, ada satu kendala untuk Muara Badak, terkait rumah panggung, ternyata berbeda nilai pengeluarannya dibandingkan rumah beton yang menempel di tanah," kata Slamet kepada Tribunkaltim.co, Sabtu (1/6/2019).
Ia mengemukakan, kalau seandainya ada beda pengeluaran maka otomatis yang 5.000 sambungan jargas rumah ini akan berkurang karena anggarannya lebih besar.
Slamet menambahkan, pengeluaran yang lebih banyak ditunda dulu.
Menurutnya, ada perbedaan nilai pengeluaran untuk rumah standar yang menempel di tanah dengan rumah panggung.
"Kalau rumah panggung itu kan terbuka sehingga memerlukan pipa khusus," tuturnya.
Sebetulnya, pihaknya meminta kepada Kementerian ESDM sebanyak 40.000 sambungan jargas.
Namun perencanaan dari Kementerian ESDM sebanyak 10.000 pada tahun kemarin.
Ia meminta sambungan jargas itu bukan hanya untuk wilayah Marangkayu dan Muara Badak.
Tapi juga Anggana, Muara Jawa, Sangasanga dan Samboja yang memang dilintasi pipa jalur gas.
"Kami buat proposal dan perencanaan, akhirnya sama kementerian untuk pembangunan desainnya di tahun kemarin hanya dialokasikan 10.000," ungkapnya.
Itu pun di tahun sekarang untuk konstruksinya cuma diberi 5.000 sambungan.
"Dari Kementerian diturunkan anggarannya tidak banyak, semua dikurangi secara nasional," ucapnya.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/kaltim/foto/bank/originals/galian-jargas_20161010_215726.jpg)