Banjir Landa Samarinda, Kepolisian Siapkan Truk Dalmas dan Perahu Kano
Lima hari sudah banjir melanda Samarinda. Bahkan, Minggu (9/6) hari ini banjir semakin meluas menjadi beberapa titik,
Penulis: Christoper Desmawangga | Editor: Samir Paturusi
TRIBUNKALTIM.CO,SAMARINDA - Lima hari sudah banjir melanda Samarinda. Bahkan, Minggu (9/6) hari ini banjir semakin meluas menjadi beberapa titik, setelah sebelumnya hanya terdapat dua titik.
Selama Samarinda masih digenangi banjir, selama itu juga kepolisian dan personel gabungan lainnya siaga.
Polresta Samarinda, bersama Detasemen B Pelopor Brimob Polda Kaltim menurunkan sedikitnya 80 personel untuk membantu penanggulangan banjir.
Tidak hanya personel, namun kepolisian juga menurunkan sejumlah armada kendaraan, diantaranya truk Dalmas, mobil double cabin dan perahu (kano).
Truk Dalmas dan mobil double cabin dipergunakan untuk mengantar calon penumpang ke Bandara APT Pranoto, sedangkan perahu dipergunakan untuk mengantar logistik, maupun warga.
"Tidak hanya kepolisian, tapi semua potensi yang ada, termasuk unsur relawan," ucap Kapolresta Samarinda, Kombes Pol Vendra Riviyanto, Minggu (9/6/2019).
"Yang jelas, kalau kondisi sedang hujan, dan di Jalan DI Panjaitan banjir, kami langsung turunkan personel, untuk mengangkut lalulintas dan mengangkut calon penumpang, titiknya di simpang Alaya," sambungnya.
Kendati pihaknya siaga saat terjadi banjir, namun Kepolisian meminta agar masyarakat juga dapat menjaga lingkungan tempat tinggalnya.
"Semampu kami akan jaga, apalagi banjir yang menggenangi kawasan permukiman. Patroli akan kita lakukan, tentu Bhabinkamtibmas punya peran lebih di wilayahnya masing-masing," imbuhnya.
Dari pantauan Tribunkaltim.co di lokasi banjir, tepatnya di Jalan DI Panjaitan, Minggu (9/6) pagi tadi, sejumlah satuan turut serta dalam membantu calon penumpang sampai ke bandara, diantaranya terdapat kepolisian, Batalyon Inf 611/Awang Long, BPBD, Basarnas, serta unsur relawan.
Sementara itu, hingga pukul 18.00 Wita, sejumlah wilayah masih terendam banjir, diantaranya Jalan PM Noor, Jalan KH Wahid Hasyim, Jalan A Yani, Jalan Pemuda, Jalan Remaja, simpang Sempaja, kawasan Bengkuring dan Perum Griya Mukti Sejahtera. (*)
Sementara itu, daerah terdampak banjir di Kota Samarinda meluas. Pemkot Samarinda mencatat, daerah yang sebelumnya tak terkena banjir, pada Minggu (9/6/2019) ini, ikut terdampak. Hari ini, tercatat, ada 10.300 jiwa terdampak luapan air.
Sehari sebelumnya, banjir hanya terjadi di Kecamatan Samarinda Utara, persisnya, di kawasan Perumahan Bengkuring, Griya Mukti dan Gunung Lingai.
Kepala Bidang, Kedaruratan dan Logistik, Badan Penanggulangan Bencananya Daerah (BPBD) Kota Samarinda menjelaskan, Ifran, banjir sudah menggenangi kawasan Samarinda Ulu, Ilir dan Sungai Pinang.
"Paling parah memang Samarinda Utara," kata Ifran, usai rapat tanggap darurat banjir bersama Forum Komunikasi Pimpinan Daerah di Kantor Satpol PP Samarinda, Minggu (9/6/2019).
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/kaltim/foto/bank/originals/warga-di-jalan-pemuda-menggunakan-perahu-dan-alat-bantu.jpg)