CPO Tercecer di Tanjakan Lawe-Lawe, Penajam Sebabkan Macet dan Pengendara Motor Tergelincir

Crude Palm Oil (CPO) yang dibawa oleh truk tangki tercecer di jalan raya tanjakan Kilometer 13, Penajam, akibatnya banyak kendaraan yang tergelincir

Penulis: Heriani AM | Editor: Rita Noor Shobah
CPO Tercecer di Tanjakan Lawe-Lawe, Penajam Sebabkan Macet dan Pengendara Motor Tergelincir - tumpahan-minyak-ditimbun-pasir.jpg
TRIBUN KALTIM/ HERIANI
Jalan yang terkena tumpahan CPO, ditimbun pasir oleh masyarakat untuk mencegah terjadinya laka lantas.
CPO Tercecer di Tanjakan Lawe-Lawe, Penajam Sebabkan Macet dan Pengendara Motor Tergelincir - kendaraan-yang-terdampak-macet-akibat-tumpahan-cpo.jpg
TRIBUN KALTIM/ HERIANI
Kendaraan yang terdampak macet akibat tumpahan CPO di jalan.

TRIBUNKALTIM.CO, PENAJAM - Crude Palm Oil (CPO) yang dibawa oleh truk tangki tercecer di jalan raya tanjakan Kilometer 13, Kelurahan Lawe-Lawe, Kecamatan Penajam, Kabupaten Penajam Paser Utara.

Mengakibatkan macet di ruas jalan tersebut dan kendaraan pun banyak tergelincir.

Kejadian terjadi sekitar pukul 16.00 Wita.

Jalan yang terkena tumpahan CPO, ditimbun pasir oleh masyarakat untuk mencegah terjadinya laka lantas.
Jalan yang terkena tumpahan CPO, ditimbun pasir oleh masyarakat untuk mencegah terjadinya laka lantas. (TRIBUN KALTIM/ HERIANI)

Menurut pengakuan saksi mata, Mochtar, tumpahan minyak pada tanjakan tersebut menyebabkan pengendara roda dua tergelincir dan jatuh akibat licinnya jalan.

"Yang jatuh lumayan banyak, puluhan motor," kata Mochtar, Selasa (11/6/2019).

Tidak lama, petugas kepolisian datang mengamankan dan melakukan penanganan jalan yang tertumpah CPO, dibantu masyarakat setempat.

Pantauan TribunKaltim.co, minyak yang tumpah ditutupi pasir sebelum disiram air menggunakan mobil pemadam kebakaran.

Jalan yang terkena tumpahan CPO, ditimbun pasir oleh masyarakat untuk mencegah terjadinya laka lantas.
Jalan yang terkena tumpahan CPO, ditimbun pasir oleh masyarakat untuk mencegah terjadinya laka lantas. (TRIBUN KALTIM/ HERIANI)

"Polisi juga mengatur lalu lintas yang macet dan mengingatkan pengguna jalan untuk berhati-hati," lanjut Mochtar.

Tumpahan CPO sepanjang 150 meter mengakibatkan lalu lintas lumpuh sementara.

Di tempat yang sama, Suroso warga RT 6 Kelurahan Lawe-Lawe yang rumahnya dekat dengan tanjakan ini, berharap ada penanganan dari Pemerintah Daerah terkait jalan yang aspalnya dinilai licin, karena tanjakan tersebut sudah banyak memakan korban jiwa.

"Sudah sering terjadi, hujan sedikit atau berdebu, jalan licin apalagi di pagi hari, jatuhan orang-orang.

Kan kasihan masyarakat kalau begitu terus," katanya. (*)

Subscribe official YouTube Channel

Baca juga:

Rocky Gerung Terang-terangan akan Lakukan 3 Hal Ini jika Dirinya Dituduh Makar

Puasa Syawal Boleh Dilakukan Terpisah atau Berurutan? Berikut Tata Cara dan Ketentuannya

Sudah 20 Lebaran, Nenek 98 Tahun Ini Dengan Sabar Menunggu Anak Bungsunya Pulang

Mantan Anggota Tim Mawar Sangkal Terlibat Kerusuhan 22 Mei di Bawaslu, 'Saya Tidak Pernah Ikut'

Oppo Reno Sudah Rilis di Indonesia, Bisa Dipesan Hingga 16 Juni 2019, Simak Harga dan Spesifikasinya

Sumber: Tribun Kaltim
Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved