Senin, 13 April 2026

Pasca Putus Kontrak dengan BPJS Kesehatan, RSKD Balikpapan Malah Kebanjiran Pasien

Pasien BPJS Kesehatan akhirnya kembali bisa berobat ke RSKD Balikpapan.Bahkan saat ini dibanjiri pasien rujukan

Penulis: Siti Zubaidah | Editor: Samir Paturusi
TribunKaltim.Co/Siti Zubaidah
Edy Iskandar Direktur Umum Rumah sakit Kanujoso Djatiwibowo Balikpapan 

TRIBUNKALTIM.CO,BALIKPAPAN - Kasus putus kontrak kerjasama sementara antara BPJS Kesehatan dengan Rumah Sakit Kanujoso Djatiwibowo (RSKD) yang berada di Kota Balikpapan akhirnya selesai pada tanggal 20 Mei 2019 kemarin.

Pasien BPJS Kesehatan akhirnya kembali bisa berobat ke RSKD Balikpapan. Pasca  pemutusan kontrak beberapa waktu lalu ternyata memiliki dampak yang signifikan.

Dimana RSKD menjadi rumah sakit rujukan utama di Balikpapan, Penajam dan Grogot. Saat ini pasien sudah berbondong-bondong untuk berobat kembali ke RSKD.

Demikian disampaikan Edy Iskandar Direktur RSKD yang ditemui Tribun Kaltim di acara Halal Bihalal Dinas Kesehatan Kota (Balikpapan), Rabu (12/6/2019).

"Jadi sistem sudah kembali normal, dan masyarakat sudah berbondong-bondong ke RSKD lagi. Sekarang banyak rujukan dari wilayah Grogot dan Penajam," kata Edy.

"Sekarang malah agak penuh ruangannya, untuk layanan sudah kembali normal," lanjut Edy.

Edy menyampaikan, pasien di RSKD Balikpapan saat ini melonjak sekitar 30 persen dari hari biasanya, terutama pasien yang masuk UGD.

"Di UGD full dengan pasien yang memiliki keluhan diabet, infeksi, hipertensi dan stroke. Namun, untuk jumlah pasien yang kecelakaan berkurang," kata Edy.

Pintu masuk gerbang utama Rumah Sakit Kanujoso Djatiwibowo (RSKD) yang beralamat di Jalan MT Haryono No.656, Kelurahan Batu Ampar, Kecamatan Balikpapan Utara, Kota Balikpapan, Kalimantan Timur.
Pintu masuk gerbang utama Rumah Sakit Kanujoso Djatiwibowo (RSKD) yang beralamat di Jalan MT Haryono No.656, Kelurahan Batu Ampar, Kecamatan Balikpapan Utara, Kota Balikpapan, Kalimantan Timur. (TRIBUNKALTIM/SITI ZUBAIDAH)

Dalam sehari biasanya UGD menerima pasien sekitar 150 orang saat ini melonjak sampai 200 orang.

Banyaknya pasien yang berobat ke RSKD Balikpapan ini diperkirakan sampai dua minggu kedepan.

"Sampai dua minggu ini kita perkirakan peningkatan pasien setelah pasca Lebaran. Setelah dua minggu baru normal kembali lagi," katanya. (*)

Pelayanan BPJS Kesehatan di Rumah Sakit Kanujoso Djatiwibowo (RSKD) Balikpapan sudah kembali normal pertanggal 20 Mei 2019 kemarin.

Seperti berita sebelumnya, BPJS Kesehatan telan melakukan pemutusan kontrak sementara ini akibat Rumah Sakit Kanujoso Djatiwibowo (RSKD) belum mengurus perpanjangan kareditasi.

Diketahui, akreditasi Rumah Sakit Kanujoso Djatiwibowo (RSKD) sudah berakhir dari tanggal 4 April 2019 lalu.

Namun, kini akreditasi Rumah Sakit Kanujoso Djatiwibowo (RSKD) sudah dalam proses survei dari tim Kementerian Kesehatan.

Sumber: Tribun Kaltim
Halaman 1/3
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved