Pilpres 2019

Prabowo Subianto Sikapi Hasil Putusan Mahakamah Konstitusi, Sikap Tenang Berpikir Demi Bangsa Negara

Prabowo Subianto menegaskan bahwa dirinya & calon wakil presiden Sandiaga Uno memutuskan untuk menempuh di Mahakamah Konstitusi soal Pilpres 2019.

Prabowo Subianto Sikapi Hasil Putusan Mahakamah Konstitusi, Sikap Tenang Berpikir Demi Bangsa Negara
Instagram @sandiuno
Prabowo Subianto dan Sandiaga Uno. Prabowo Subianto menegaskan bahwa dirinya & calon wakil presiden Sandiaga Uno memutuskan untuk menempuh di Mahakamah Konstitusi soal Pilpres 2019. Ketua Umum Partai Gerindra itu pun meminta para pendukungnya agar tidak menggelar aksi unjuk rasa atau demonstrasi di Mahakmah Konstitusi saat sidang sengketa hasil Pilpres 2019. 

Dan Prabowo Subianto, mengatakan, sudah ada delegasi yang mendampingi tim hukum pasangan Prabowo Subianto - Sandiaga Uno dalam sidang Mahakamah Konstitusi tersebut.

Selain itu, ia juga ingin menghindari provokasi dan fitnah terkait Pilpres 2019.

Dan Prabowo Subianto menekankan, sejak awal dirinya dan Sandiaga Uno berpandangan bahwa aksi menyatakan pendapat di muka umum harus dilaksanakan dengan damai dan anti kekerasan.

Seperti diketahui, aksi unjuk rasa menolak hasil pemilu di depan kantor Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) pada 21 hingga 22 Mei lalu berujung kerusuhan.

"Kami sama sekali tidak ingin ada kerusuhan apapun di negara ini, bukan seperti itu penyelesaiannya. Karena itu saya dan Sandiaga Uno berharap semua pendukung kami selalu tenang dan sejuk, damai dan berpandangan baik serta laksanakan persaudaraan dan semangat kekeluargaan sesama anak bangsa," kata Prabowo Subianto.

Sebelumnya, Badan Pemenangan Nasional (BPN) Prabowo Subianto - Sandiaga Uno menolak hasil rekapitulasi nasional yang dilakukan Komisi Pemilihan Umum (KPU). Berdasarkan hasil rekapitulasi KPU, pasangan Prabowo Subianto - Sandiaga Uno kalah suara dari pasangan calon presiden dan wakil presiden 01, Jokowi-Maruf.

Selisih suara keduanya mencapai 16.594.335.

Adapun Jokowi-Maruf unggul dengan 85.036.828 suara atau 55,41 persen.

Sementara Prabowo Subianto - Sandiaga Uno, mendapatkan 68.442.493 suara (44,59 persen).

Adapun Mahakamah Konstitusi akan menggelar sidang pendahuluan sengketa hasil pilpres pada 14 Juni 2019.

Halaman
1234
Editor: Budi Susilo
Sumber: Kompas.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved