Viral di Medsos

Kabar Terkini Warung-warung 'Harga Selangit' yang Viral, Sering Dapat Teror hingga Makin Laris

Berdasarkan catatan TribunKaltim.co, ada sebanyak 4 warung kali lima yang kabarnya viral gara mematok harga selangit.

Kabar Terkini Warung-warung 'Harga Selangit' yang Viral, Sering Dapat Teror hingga Makin Laris
Instagram/makassar_iinfo
Viral warung pinggir jalan di Tegal yang mematok harga selangit. 

TRIBUNKALTIM.CO - Kisah warung kaki lima yang viral gara-gara mematok harga fantastis meramaikan dunia maya baru-baru ini.

Mencuatnya kabar warung makan patok harga selangit ini viral tepatnya di mudik Lebaran 2019.

Berdasarkan catatan TribunKaltim.co, ada sebanyak 4 warung kali lima yang kabarnya viral gara mematok harga selangit.

Di antaranya, warung Bu Anny di Tegal, penjual rujak cingur, warung Riska dan teranyar penjual Pop Mie.

Setelah jadi sorotan, ada instansi terkait di wilayah masing-masing warung tersebut langsung bergerak dan mengambil tindakan sesuai ketentuan.

Berikut kabar terkini dari warung-warung yang viral tersebut yang sudah dirangkum TribunKaltim.co dari Tribunnews.com, Kompas.com, dan sumber lainnya :

1. Akhirnya buat daftar harga

Viral warung pinggir jalan di Tegal yang mematok harga selangit.
Viral warung pinggir jalan di Tegal yang mematok harga selangit. (Instagram/makassar_iinfo)
Masih ingat warung lesehan Bu Anny yang sempat viral karena memberi harga fantastis untuk makanannya?
Kini warung lesehan Bu Anny telah resmi mengubah seluruh harga di menunya agar bisa kembali beroperasi.
Pasalnya, warung lesehan Bu Anny sempat ditutup sementara berdasarkan intruksi langsung dari Bupati Tegal akibat keviralannya masalah harga.
Warung yang terletak di pinggir jalan daerah Slawi, Tegal, Jawa Tengah sebelumnya membuat geger netizen di sosial media.
Pasalnya, warung tersebut disebut memberikan harga sebesar Rp 700 ribuan hanya untuk seporsi nasi dan tiga lauknya. 
Baca juga :
Dikutip Grid.ID sebelumnya dari Kompas.com, bahkan ada pelanggan yang pernah mendapatkan tagihan hingga Rp 1,7 juta untuk sekali makan.
 Bu Anny mengatakan kalau harga yang ada di warungnya sudah sebanding dengan kualitas makanan yang dibuat.
 "Ada rupa, ada harga. Kami dapat kepiting dari pasar saja harganya bisa Rp 175 ribu hingga Rp 225 ribu per kilogram," kata Bu Anny sang pemilik warung.
 Namun gara-gara harganya yang terlalu tinggi, akhirnya Bu Anny menjadi sorotan tersendiri bahkan dari Bupati Tegal langsung.
Dikutip dari Tribun Jateng, pihak Pemerintahan Tegal kemudian mendatangi Bu Anny secara langsung untuk menyusun daftar harga baru.
Hal ini dilakukan juga sebagai upaya perlindungan konsumen.
Meski diakui terlambat, aksi Bu Anny menurunkan harga makanan ini tetap dihargai oleh pihak pemerintah.
Bu Anny juga diharuskan menandatangani surat bermaterai yang berisi tentang harus menjaga keterbukaan terkait daftar harga kepada konsumen.
Bahkan melalui perjanjian tersebut, Bu Anny siap menutup warungnya apabila kembali viral lagi gara-gara harga.
Kini Bu Anny sudah membuat daftar harga baru yang kemudian dipublikasikan di beberapa akun sosial media.
Dikutip dari unggahan Instagram di akun Makassar Info, nampak daftar harga terbaru warung Bu Anny yang dipamerkan.
Nampak di postingan tersebut, Bu Anny mematok harga dari Rp 30 ribu hingga Rp 150 ribu untuk lauk makanannya.
Namun netizen justru fokus di harga lauk tempe goreng yang tertera yaitu sebesar Rp 15 ribu.
Baca juga :

2. Kena teror dan harus tutup sementara

Sempat ditutup sementara, rujak cingur Rp 60 ribu milik Bu Mella kini buka kembali, Rabu (12/6/2019).
Sempat ditutup sementara, rujak cingur Rp 60 ribu milik Bu Mella kini buka kembali, Rabu (12/6/2019). (TRIBUNJATIM.COM)

Pedagang rujak cingur di Surabaya yang viral karena harga fantastis mengaku diteror: 'Meja pecah & banner warung disobek'

Tak lama setelah kasus warung lesehan bu Anny viral di media sosial, publik kembali diramaikan dengan kasus serupa.

Halaman
1234
Penulis: Doan Ebenezer Pardede
Editor: Cornel Dimas Satrio Kusbiananto
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved