Jumat, 10 April 2026

Pom Mini Disorot, APEM Siap Menghadap Pemerintah Balikpapan; Minta Solusi Terbaik

Kendati disorot pemerintah, pengusaha minyak eceran kompak tetap beroperasi melayani masyarakat.

EKSPLORASI.ID
Pom mini 

TRIBUNKALTIM.CO, BALIKPAPAN - Pengusaha minyak eceren di Balikpapan siap menghadap Pemkot Balikpapan, usai belakangan menjadi sorotan pemangku kebijakan kota.

Selasa (18/6/2019) kemarin, ratusan pengusaha eceran Balikpapan berkumpul dalam naungan Asosiasi Penjual Eceran Minyak (APEM) Kalimantan,

Sekitar 200 anggota APEM membahas nasib usaha mereka yang saat ini tengah disoroti habis oleh pemerintah.

Bahkan dalam beberapa kesempatan, pemerintah melakukan pendataan kepada seluruh pengusaha eceran BBM, terutama pom mini yang memang semakin menjamur di Balikpapan.

"Ya, kita diskusi terkait masalah penindakan Pom Mini disertai imbauan surat pemerintah. Sekitar 200 orang kompak datang mencari solusi," kata Ketua APEM Kalimantan, Mas Harianto.

Pihaknya menyatakan siap menghadap pemerintah kota Balikpapan dalam waktu dekat, meminta solusi terkait usaha yang mereka lakukan sebagai penyambung hidup di Balikpapan.

"Rencana tanggal 20 (Juni) ini," tuturnya.

Selama ini para pengusaha pom mini yang melakukan usaha diminta mengurus surat keterangan usaha ke pihak kelurahan hingga kecamatan.

Hanya itu dasar yang mereka pakai merunut kepada daerah lainnya di nusantara, lantaran belum ada peraturan daerah (Perda) yang mengatur akan hal tersebut.

"Sebagai pendataan diri sebagai penjual BBM eceran," tuturnya.

Hematnya, pengusaha BBM eceran di Balikpapan ini banyak dielukan masyarakat sebagai penolong.

Terutama di kala SPBU resmi penuh antrean atau kehabidan stok minyak. Apalagi yang ada di daerah pelosok dan terpencil kota.

"Pengusaha kecil seperti kami ini juga turut berkontribusi meningkatkan ekonomi kerakyatan," tuturnya.

Kendati disorot pemerintah, pengusaha minyak eceran kompak tetap beroperasi melayani masyarakat.

"Sebelum ketemu solusi terbaik, kami tetap operasi. Beraktivitas seperti biasa," ungkapnya.

Sumber: Tribun Kaltim
Halaman 1/2
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved