Banjir di Samarinda
UPDATE Banjir di Samarinda, Posko Induk dan Posko Darurat di Bengkuring Tetap Disiagakan!
Tanggap Darurat banjir akan tetap dilanjutkan sampai tanggal 21 Juni 2019 seperti penentuan awal Tanggap Darurat Bencana 2x7.
”Tidak menuyup kemungkinan kalua sudah besar warga pasti mengungsi. Tapi kalua kodisi saat ini masiih aman,” kata Boni.
Ia tetap mengimbau warganya untuk tetap waspada.
Mengingat bencana banjir yang bisa datang kapan pun.
Yang mana hujan dengan intensitas sedang hingga lebat terus mengguyur wilaya Kubar dan sekitarnya.
”Saya tetap imbau warga untuk waspada,” tuturnya.
Selain itu, juga pihanya selalu melakukan koordinasi dengan wilayah daerah hulu sungai, guna untuk memantau banjir.
Diakuinya memang Tering Kabupaten Kubar Kalimantan Timur merupakan daerah langganan banjir.
Yang setiap tahunnya melanda wilayah setempat, saat terjadi musim hujan.
”Petugas kecamatan saat ini sudah bersiaga juga, siap membantu warga kapan pun terjadi bencana,” tegasnya.
Mahulu Dilanda banjir
Di tempat terpisah, terjadi kejadian yang sama. Ada musibah banjir tidak hanya melanda ibu kota Kalimantan Timur (Kaltim), Samarinda.
Beberapa titik di Kabupaten termuda di Kaltim, Mahakam Ulu (Mahulu), juga terendam air.
Banjir di Mahulu tidak kalah parah dengan di Kota Tepian. Kondisi terparah terjadi di kampung Ujoh Bilang, Kecamatan Long Bagun.
Ujoh Bilang merupakan ibu kota Kabupaten Mahulu, dengan jumlah penduduk cukup banyak di antara daerah lainnya di Mahulu.
Selain merendam rumah warga, air juga merendam sejumlah kantor Pemerintahan, termasuk kantor Koramil 0912 - 03 Long Bagun, yang masih masuk pada Kodim 0912/Kutai Barat (Kubar).