Banjir di Samarinda

UPDATE Banjir di Samarinda, Posko Induk dan Posko Darurat di Bengkuring Tetap Disiagakan!

Tanggap Darurat banjir akan tetap dilanjutkan sampai tanggal 21 Juni 2019 seperti penentuan awal Tanggap Darurat Bencana 2x7.

Warga yang bermukim di sekitar bantaran sungai mulai mewaspadai sergapan banjir di Kubar.

Sejauh ini memang saat ini ada delapan kampung yang sudah terendam banjir antaran 50 cm hingga satu meter.

"Delapan kampung itu yakni Muyup Ilir, Muyub Ulu, Kampung Baru, Tukul, Jelmuq, Tering Baru, Tering Lama Ulu dan Tering Seberang,” tutur Camat Tering, Bonifasius Satuq, pukul 14.40 Wita kepada Tribunkaltim.co pada Minggu (16/6/2019). 

Hujan deras yang terus mengguyur wilayah Kubar dan sekitarnya kata Boni, dengan intesitas sedang hingga lebat.

Baik itu pagi, siang, sore dan malam dengan jeda waktu yang tidak telalu lama mengakibatkan air sungai Sungai Mahakam meluap.

“Bajir ini juga kiriman dari hulu, yang mana di daerah huu kemarin banjir dan saat ini sudah surut, jadi giliran kubar lagi yang terkena banjir,” jelasnya.

Hingga sore ini kata Boni, debit air Sungai Mahakam terus naik.

Kendati demikian banjir tersebut berlum mengkhawatirkan warga setempat.

Pasalnya masyarakat yang bemukim di delapan kampung yang letaknya di bantaran sungai ini belum terlihat ada tanda–tanda melakukan pengungsian.

Hingga menepikan perabot rumah tangga mereka ke tempat yang aman atau lebih tinggi.

Sebab kondisi banjir saat sekarang belum terlalu besar dan rata–rata rumah warga di kampung tersebut rumah panggung.

Halaman
1234
Penulis: Cahyo Wicaksono Putro
Editor: Budi Susilo
Sumber: Tribun Kaltim
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved