Rabu, 22 April 2026

Satwa Mamalia

Satwa Terdampar di Sungai Manggar Bukan Pesut tapi Mamalia Paus Kepala Melon, Sempat jadi Perdebatan

Warga sempat temukan mamalia laut di Sungai Manggar Kota Balikpapan, awalnya disebut Pesut. Ada perdebatan kemudian ini adalah Paus Kepala Melon.

Penulis: Ilo |
semuaikan.com
Bentuk wujud Paus Kepala Melon atau Melon Head Whale yang memiliki bahasa latin Peponocephala electra. Sebagian masyarakat yang bertempat tinggal di kawasan kampung nelayan Manggar, Kota Balikpapan, Provinsi Kalimantan Timur dikagetkan penampakan satwa Paus Kepala Melon di Sungai Manggar, Selili, Kecamatan Balikpapan Timur, Provinsi Kalimantan Timur. Kejadian ini berlangsung sekitar pukul 09.00 Wita pada Jumat (21/6/2019). 

Jadi ketika didekati ternyata bukan buaya.

"Kami kan orang awam. Dikira itu buaya. Tapi bukan. Tidak tahu juga apakah itu lumba,-lumba atau paus. Jadi sembarang sebut saja," kata Ella warga RT 43 yang menyaksikan langsung si Pesut tersebut terdampar di perairan Manggar.

Saat melakukan evakuasi si Pesut, warga mengambil langkah pertama, yang jemput 3 orang warga.

Kemudian dibantu warga yang lain.

Hewan itu diangkat dan dirangkul.

Simak Video Rekaman Temuan Mamalia di Manggar Berikut Ini: 

"Saya langsung lapor ke Bu Lurah, ternyata Bu Lurah ada di Banyuwangi. Disarankan ke Babinsa," ujar Ella.

Disarankan melihat langsung Pesut tersebut, karena takut Pesut itu mati sehingga disarankan dilepas saja.

"Tadi dilepas sekitar jam 10 an. Si Pesut luka dan lemas, di daerah sirip tengahnya ada lukanya. Pesut kami lihat sepertinya punya panjang sekitar dua meteran," katanya.

Ada temuan Pesut, menghebohkan warga di RT 43 Gang Selili, Jalan Mulawarman, Kelurahan Manggar, Kecamatan Balikpapan Timur, Kota Balikpapan, Provinsi Kalimantan Timur pada Jumat (21/6/2019) pagi.
Ada temuan Pesut, menghebohkan warga di RT 43 Gang Selili, Jalan Mulawarman, Kelurahan Manggar, Kecamatan Balikpapan Timur, Kota Balikpapan, Provinsi Kalimantan Timur pada Jumat (21/6/2019) pagi. Tetapi kemudian ternyata ini bukan Pesut, mamalia laut ini disebut Paus Kepala Melon. (TribunKaltim.Co/HO Pomal Balikpapan)

Walau kondisi Pesut nampak lemas dan terluka, warga tetap rela untuk melepaskan.

"Tadi dilepas menggunakan pelampung, sambil dipeluk," katanya.

Tadi dilepas oleh warga.

"Dilepas menggunakan pelampung, dipeluk. Karena kami takut ikannya mati," ujarnya.

Yusril Pertanyakan Data Kecurangan 22 Juta Suara Saat Jaswar Koto Bersaksi, Begini Faktanya

5 Rekomendasi Drama Korea Romantis Tayang Juli 2019, Cha Eun Woo di Rookie Historian Goo Hae Ryung

Kevin Aprilio Terjerat Utang hingga 17 Miliar, Ini Orang yang Membantunya Bangkit dari Kebangkrutan

Ini Rekam Jejak Marsudi Wahyu Kisworo, Ahli yang Dihadirkan KPU, Profesor IT Pertama Indonesia

Sumber: Tribun Kaltim
Halaman 3/3
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved