REKAM JEJAK 5 Sosok 'Kuda Hitam' yang Dinilai Punya Kans Besar Bertarung di Pilpres 2024

Baru saja Pilpres 2019 selesai, kini mulai ramai kabar terkait nama-nama tokoh yang berpotensi berlaga pada Pilpres 2024.

REKAM JEJAK 5 Sosok 'Kuda Hitam' yang Dinilai Punya Kans Besar Bertarung di Pilpres 2024
Tribun Jogja/Suluh Pamungkas
Ilustrasi Pemilu - Rekam Jejak 5 Sosok Kuda Hitam yang Dinilai Punya Kans Besar Bertarung di Pilpres 2024 

Ia menggantikan Bambang PS Brodjonegoro.

Sri Mulyani sebelumnya menjabat Direktur Pelaksana Bank Dunia.

Jabatan itu ia emban sejak 1 Juni 2010.

Perempuan kelahiran Bandar Lampung 26 Agustus 1962 ini juga pernah memegang tiga jabatan penting pada pemerintahan Presiden Susilo Bambang Yudhoyono.

Ketiga jabatan tersebut adalah Menteri Keuangan, Menteri Koordinator bidang Perekonomian, dan Kepala Badan Perencanaan Pembangunan Nasional.

Sejumlah cara juga pernah dilakukan untuk "membawa" Sri Mulyani ke ranah politik.

Sekitar tahun 2011, sejumlah aktivis dan akademisi mendirikan Partai Serikat Rakyat Independen (SRI).

Partai tersebut dibentuk untuk mendukung Sri Mulyani sebagai calon presiden pada Pemilu 2014.

Susunan kepengurusan Partai Sri saat itu, yakni Ketua Umum Damianus Taufan, Sekretaris Nasional Yoshi Erlina, Bendahara Susy Rizky Wiyantini.

Sejumlah tokoh masuk sebagai anggota Majelis Pertimbangan, antara lain Arbi Sanit, Rocky Gerung, Rahman Tolleng, Fikri Jufri, dan Dana Iswara.

Halaman
1234
Editor: Syaiful Syafar
Sumber: Tribun Medan
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved