Soal Rebutan Jatah Menteri di Partai Koalisi, Politisi PDIP: Tak elok Diungkap ke Publik

Partai-partai pendukung Jokowi-Maruf di Pilpres 2019 saling mmengusulkan jatah menteri. Mmenurut Arteria Dahlan, baiknya tak diungkap ke publik

Soal Rebutan Jatah Menteri di Partai Koalisi, Politisi PDIP: Tak elok Diungkap ke Publik
Biro Pers Setpres
Jokowi saat menghadiri Pertemuan Pemimpin ASEAN dengan ASEAN Business Advisory Council (ASEAN-BAC) di Hotel Athenee Bangkok, Sabtu (22/6/2019) sore. 

PDIP sendiri menyerahkan sepenuhnya postur kabinet kepada Jokowi.

"Apalagi PDIP kita tidak mau menambah beban, menambah pemikiran Pak Jokowi karena memang memilih ini bukan sesuatu hal yang mudah," tuturnya.

Jokowi menurut Arteria telah menyampaikan kriteria orang-orangyang akan duduk di kabinetnya nanti.

Mulai dari harus mempunyai kemampuan manajerial hingga harus memiliki kemampuan eksekutorial.

"Nah ini semua menjadi panduan kita karena Pak Jokowi tegas mengatakan jangan dikotomikan lagi yang namanya politisi dan non politisi dan profesional.

Semuanya serahkan kepada pak Jokowi untuk melakukan penilaian itu," pungkasnya.

Sebelumnya, Cak Imin mengusulkan 10 nama kepada Jokowi untuk dipertimbangkan menjadi menteri.

Hal tersebut diungkapkan Cak Imin saat dirinya mengajak seluruh pimpinan DPW PKB bersilahturahmi ke Presiden Jokowi di Istana Kepresidenan, Jakarta, Selasa (2/7/2019).

"Saya enggak berani berharap tapi berdoa saja, usulin 10 minimal (kader PKB jadi menteri)," kata Cak Imin.

Politikus Partai Nasdem Teuku Taufiqulhadi menilai partainya sudah sepantasnya mengusulkan nama menteri lebih dari yang diusulkan Ketua Umum PKB Muhaimin Iskandar (Cak Imin).

Halaman
1234
Editor: Rafan Arif Dwinanto
Sumber: Tribunnews
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved