Soal Rebutan Jatah Menteri di Partai Koalisi, Politisi PDIP: Tak elok Diungkap ke Publik

Partai-partai pendukung Jokowi-Maruf di Pilpres 2019 saling mmengusulkan jatah menteri. Mmenurut Arteria Dahlan, baiknya tak diungkap ke publik

Soal Rebutan Jatah Menteri di Partai Koalisi, Politisi PDIP: Tak elok Diungkap ke Publik
Biro Pers Setpres
Jokowi saat menghadiri Pertemuan Pemimpin ASEAN dengan ASEAN Business Advisory Council (ASEAN-BAC) di Hotel Athenee Bangkok, Sabtu (22/6/2019) sore. 

Sebab, ia mengklaim partainya mendapatkan perolehan kursi di DPR lebih banyak dibanding partai pimpinan Cak Imin itu.

"Suara Nasdem kan lebih besar dari pada PKB di DPR, berdasarkan kursi, maka sepantasnya Nasdem mengusulkan 11 (nama menteri)," katanya di Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta, Rabu (3/7/2019).

Kendati demikian, menurutnya tak elok jika pembahasan komposisi menteri diungkap kepada publik.

Ia mengatakan komposisi menteri nantinya akan dibahas bersama Presiden Joko Widodo.

"Nanti dikomunikasikan saja saat rapat dengan Pak Presiden terpilih secara langsung Jadi engga perlu diungkapkan kepada publik," pungkas Anggota Komisi III DPR RI itu. 

Politisi PDI Perjuangan (PDIP) Arteria Dahlan menyoroti soal viralnya kotak suara kardus saat menjadi narasumber dalam acara Indonesia Lawyers Club (ILC) tvOne, Selasa (18/12/2018) malam.
Politisi PDI Perjuangan (PDIP) Arteria Dahlan menyoroti soal viralnya kotak suara kardus saat menjadi narasumber dalam acara Indonesia Lawyers Club (ILC) tvOne, Selasa (18/12/2018) malam. (Capture YouTube Indonesia Lawyers Club)

Teka-teki pembagian jatah kursi menteri akhirnya mulai terungkap.

Seluruh partai koalisi pendukung pasangan Presiden dan Wakil Presiden terpilih, Jokowi dan Maruf Amin dipastikan akan mendapat jatah kursi.

Kepastian ini diungkapkan Wakil Presiden terpilih, Maruf Amin.

Ia juga menyebut, nama menteri dari kalangan Nahdatul Ulama (NU) belum dibicarakan.

Namun, Maruf Amin mengatakan, nama-nama dari partai koalisi pendukung sudah dipastikan untuk masuk kabinet.

Halaman
1234
Editor: Rafan Arif Dwinanto
Sumber: Tribunnews
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved