PPDB ONLINE

Anak tak Diterima Masuk Sekolah Orangtua Kebingungan, Keluhkan Sistem PPDB Online

Ratusan orangtua calon siswa memenuhi ruang pendaftaran SMK Negeri 2 Balikpapan. Mereka menunggu berjam-jam untuk mencabut berkas

Anak tak Diterima Masuk Sekolah Orangtua Kebingungan, Keluhkan Sistem PPDB Online
TRIBUN KALTIM/FACHMI RACHMAN
TARIK BERKAS - Calon siswa memperlihatkan lembar pembatalan berkas penerimaan di PPDB Online SMKN 2 Balikpapan, Kamis (4/5). Hingga hari keempat penerimaan PPDB Online SMK di Balikpapan masih terhambat karena gangguan pada sistem server yang sudah terjadi sejak hari pertama pelaksanaan PPDB Online SMK mengakibatkan sejumlah orang tua mencabut berkas pendaftaran untuk mengurus pendaftaran ke sekolah lain. (TRIBUNKALTIM/FACHMI RACHMAN)

TRIBUNKALTIM.CO, BALIKPAPAN - Ratusan orangtua calon siswa memenuhi ruang pendaftaran SMK Negeri 2 Balikpapan. Mereka menunggu berjam-jam untuk mencabut berkas pada Pendaftaran Peserta Didik Baru (PPDB) Online, Kamis (4/6).

Jumati, salah satu orangtua siswa mengaku sudah menunggu sejak pukul 07.00 Wita hanya untuk mencabut berkas pendaftaran anaknya.
Awalnya ibu berhijab ini mendaftarkan anaknya di SMK Negeri 2 Balikpapan. Padahal nilai anaknya mendapat poin 60. Namun, tidak diterima di SMK 2 lantaran nilainya di bawah standar nilai di jurusan yang dituju.

"Saya ini sejak hari pertama sampai sekarang, sudah tiga hari di sini. Ini akhirnya cabut berkas, mau coba ke SMA, binggung sampai sekarang belum dapat sekolah," kata Jumiati.

Muhlis, Ketua PPDB SMKN 2 Balikpapan mengatakan, mulai pendaftaran umum sampai saat ini tidak berjalan lancar karena server tidak berfungsi dengan baik.

MASIH TERGANGGU - Panitia PPDB SMKN 2 Balikpapan melayani orang tua yang mendaftarkan anaknya, Kamis (4/5). Hingga hari keempat penerimaan PPDB Online SMK di Balikpapan masih terhambat karena gangguan pada sistem server yang sudah terjadi sejak hari pertama pelaksanaan PPDB Online SMK. (TRIBUNKALTIM/FACHMI RACHMAN)
MASIH TERGANGGU - Panitia PPDB SMKN 2 Balikpapan melayani orang tua yang mendaftarkan anaknya, Kamis (4/5). Hingga hari keempat penerimaan PPDB Online SMK di Balikpapan masih terhambat karena gangguan pada sistem server yang sudah terjadi sejak hari pertama pelaksanaan PPDB Online SMK. (TRIBUNKALTIM/FACHMI RACHMAN) (TRIBUN KALTIM/FACHMI RACHMAN)

"Benar-benar kacau server tahun ini, semoga bisa segara diatasi. Tahun lalu gangguan, tapi kami bisa menginput. Namun, ini semua gangguan, jumlah kuota berubah-ubah," kata Muhlis

Selain itu, kendalanya sistem online, fasilitas mengakses jurusan tidak ada "Yang kita rasakan di SMK 2 Balikpapan sampai hari ini masyarakat sangat bingung. Tidak ada kepastian anak-anaknya diterima di jurusan mana," katanya.

Hingga kemarin, sudah 1.000 lebih calon siswa mendaftar. Semua itu server yang mengatur, kuota yang disiapkan tidak sesuai apa yang ada di server online.

Misalnya, kuota per kelas ada 32 namun di server muncul 36. Selain itu jumlah rombel tak sesuai dengan yang ada.

Keluhan sama juga dirasakan Edi, ayah anak kembar ini harus direpotkan dengan sistem PPDB online. Edi yang berencana memasukkan anaknya di sekolah yang sama, namun, karena satu nama anaknya tak keluar terpaksa mencabut berkas dan mencari sekolah lain.

Menurutnya, ia sudah mengurus pendaftaran putrinya dari hari pertama sekolah. Namun, hingga dihari ke empat belum selesai.

Halaman
123
Editor: Sumarsono
Sumber: Tribun Kaltim
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved