Pilpres 2019

Supaya Ada Hero, Faldo Maldini Nilai Jokowi-Prabowo Tak Kunjung Ketemu Dibuat-buat Mirip Drama

Faldo Maldini angkat bicara terkait Ketua Umum Partai Gerindra, Prabowo Subianto yang tak kunjung bertemu dengan Calon Presiden terpilih, Jokowi

Editor: Doan Pardede
Capture 'Jurnal Pagi' di Berita Satu
Politisi Partai Amanat Nasional (PAN), Faldo Maldini angkat bicara terkait Ketua Umum Partai Gerindra, Prabowo Subianto yang tak kunjung bertemu dengan Calon Presiden terpilih, Joko Widodo (Jokowi), Kamis (4/7/2019). 

TRIBUNKALTIM.CO - Setelah Mahkamah Konstitusi (MK) memberikan putusan atas sengketa Perselisihan Hasil Pemilihan Umum (PHPU) Pemilihan Presiden 2019 atau Pilpres 2019.

Hasilnya, MK memutuskan menolak seluruh permohonan yang diajukan kubu Prabowo-Sandi.

Namun usai diputusan, Jokowi dan Prabowo belum kunjung bertemu.

Politisi Partai Amanat Nasional (PAN), Faldo Maldini angkat bicara terkait Ketua Umum Partai Gerindra, Prabowo Subianto yang tak kunjung bertemu dengan Calon Presiden terpilih, Joko Widodo (Jokowi).

Faldo mengatakan, kabar keduanya yang tak kunjung bertemu seperti sebuah drama.

Bahkan, Faldo menilai Jokowi dan Prabowo yang tak segera bertemu seperti langkah yang dibuat-buat.

"Ketika pemerintah terpilih ini atau seandainya ketika nanti dua kandidat ini bertemu ya tolonglah obrolannya itu bukan hal-hal yang normatif saja," jelas Faldo.

"Karena pertemuan ini, saya melihat secara pribadi, ini seperti drama yang dibuat gitu, sehingga muncul hero gitu lo," sambungnya.

Terkait itu, dirinya menyatakan sesungguhnya yang masyarakat inginkan terkait pertemuan Jokowi dan Prabowo yakni soal kejelasan argumentasi keduanya.

"Hari ini, bagi publik ya publik butuh argumentasi yang jelas, diulur-ulur waktu yang saya juga enggak tahu kenapa gitu kan," jelas Faldo.

"Ya memang sih proses ini masih panjang ya, masih Oktober menjelang Pak Jokowi dilantik."

"Tapi kan dinamika isu yang terjadi sampai hari ini gitu ya kita hanya bisa menunggu sampai mereka ketemu," imbuhnya.

Lebih lanjut, Faldo lantas menyinggung soal sejumlah pihak yang sudah sering membahas kapan pertemuan keduanya digelar.

Menurutnya, tidak ada penjelasan dari pihak mana pun yang memuaskan publik kapan Jokowi dan Prabowo akan bertemu.

"Jadi kan diskusi kita jadi enggak berkembang," tegas Faldo.

"Setiap hari kita omongin menunggu mereka bertemu dan argumentasi yang kita lihat di media dari masing-masing pihak ya tidak membuat kita lebih terpuaskan gitu lo."

"Sehingga ruang publik kita saya rasa mengalami perlambatan ya," tandasnya.

Simak videonya dari menit 2.13

Gerindra Ungkap Kapan Prabowo Bertemu Jokowi

Anggota Badan Komunikasi DPP Gerindra, Andre Rosiade mengungkapkan kapan waktu Prabowo akan bertemu dengan Jokowi Pasca-pilpres 2019.

Andre menjelaskan bahwa Prabowo akan bertemu dengan Jokowi pada bulan Juli 2019.

Baca juga : 

Ulas Jokowi hingga 14 Halaman,Ternyata Ini Segmen Pembaca Majalah Gaya Hidup Arab Saudi Arrajol

Jawab Mengejutkan Menteri Susi Kala Ditanya Kesiapannya Masuk Kabinet Kerja Jilid II, Jokowi

Dirinya berharap, pertemuan nantinya bisa menurunkan tensi antar pendukung yang sempat memanas.

"Pak Prabowo akan bertemu dengan Pak Jokowi Insya Allah bulan Juli ini," ujar Andre, dikutip dari Kompas TV, Kamis (4/7/2019).

"Dalam pertemuan itu, kita berharap seluruh polarisasi itu bisa turun, tensi bisa turun antar pendukung," sambungnya.

Untuk itu, Andre meminta supaya publik tidak menyalahartikan pertemuan keduanya.

Ia menegaskan bahwa Prabowo bertemu dengan Jokowi bukan untuk mencari kursi di kabinet pemerintahan nantinya.

"Dua tokoh ini kan negawaran ya, dua tokoh ini harus menunjukkan kepada seluruh rakyat Indonesia, setelah kompetisi selesai, sudah saatnya kita bergandengan tangan, bersatu kembali untuk membangun bangsa," papar Andre.

"Arti katanya, bahwa silaturahmi itu bukan diartikan Pak Prabowo dapat kursi menteri ya atau pun politik dagang sapi."

"Tapi kita kembali bergandengan tangan merajut kebersamaan sebagai anak bangsa," sambungnya.

Terkait itu, Andre kemudian menyinggung peluang Gerindra di pemerintahan.

Dirinya menjelaskan, posisi Gerindra masih mungkin untuk berkoalisi di kabinet Jokowi.

Namun, bisa juga tetap menjadi oposisi pemerintahan.

"Nah posisi Gerindra bisa di dalam pemerintahan, bisa juga di luar pemerintahan," tandas Andre.

Baca juga :

Berkunjung ke Manado, Ini yang Dilakukan Presiden Jokowi di Jendela Indonesia Pada Malam Hari

Pengakuan Luhut Soal Bahasa Inggris Jokowi saat KTT G20 di Jepang, Kental Logat Jawanya

Simak videonya di sini.

Subscribe Official YouTube Channel:



Baca juga:


Tak Ada Akta Nikah, Kepala Kemenag Hakimin Sebut Pernikahan Sedarah tak Resmi dan Penghulunya Ilegal


Pilihan Pertama SBMPTN 2019 Diprioritaskan, Nilai UTBK Tinggi Bisa Kalah dengan yang Lebih Rendah


TERUNGKAP Alasan Tukang Bubur Bunuh Bocah 8 Tahun di Bak Mandi, Pelaku Serahkan Diri karena Dihantui


Sering Gunakan Makeup Tebal, Begini Wajah Barbie Kumalasari Tanpa Riasan Wajah


Song Hye Kyo Beri Kabar Gembira di Tengah Perceraiannya, tapi Agensi Tak Beri Jawaban Soal Kehamilan



Artikel ini telah tayang di Tribunwow.com dengan judul Prabowo Tak Kunjung Bertemu Jokowi, Faldo Maldini: Seperti Drama yang Dibuat sehingga Muncul Hero

Sumber: TribunWow.com
Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved