Selasa, 5 Mei 2026

Diskusi Tentang Lobi Politik, Jansen Sitindaon Sebut Partai Demokrat Sama dengan PDIP

Jansen Sitindaon angkat bicara soal lobi-lobi politik yang terjadi antara Demokrat dan Presiden terpilih Joko Widodo (Jokowi) usai putusan hasil pilpr

Tayang:
Tangkapan Video / Kompas TV
Ketua DPP Partai Demokrat, Jansen Sitindaon 

TRIBUNKALTIM.CO - Ketua DPP Partai Demokrat Jansen Sitindaon angkat bicara soal lobi-lobi politik yang terjadi antara Demokrat dan Presiden terpilih Joko Widodo (Jokowi) usai putusan hasil pilpres oleh Mahkamah Konstitusi (MK).

Diberitakan TribunWow.com, hal tersebut seperti tampak dalam program Mencari Pemimpin yang tayang di KompasTV, Jumat (5/7/2019).

Dalam pemaparannya terkait lobi-lobi politik ini, Jansen menyamakan partai pimpinan Ketua Umum Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) ini dengan Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan atau PDIP.

"Partai Demokrat ini sama dengan PDIP. Kamilah Partai di Indonesia yang sudah paripurna sebagai partai politik," ujar Jansen.

 

"Kami pernah 10 tahun di dalam kekuasaan, mengelola kekuasaan, kami juga pernah di luar kekuasaan."

Ketua DPP Nasdem Taufik Basari meledek Ketua DPP Partai Demokrat Jansen Sitindaon saat ditanya soal apakah partainya mau rekonsiliasi dengan presiden terpilih Joko Widodo (Jokowi) meskipun nantinya tak diberi jatah kursi menteri dalam pemerintahan 2019-2024. Hal tersebut seperti tampak dalam program Mencari Pemimpin yang tayang di KompasTV, Jumat (5/7/2019).
Ketua DPP Nasdem Taufik Basari meledek Ketua DPP Partai Demokrat Jansen Sitindaon saat ditanya soal apakah partainya mau rekonsiliasi dengan presiden terpilih Joko Widodo (Jokowi) meskipun nantinya tak diberi jatah kursi menteri dalam pemerintahan 2019-2024. Hal tersebut seperti tampak dalam program Mencari Pemimpin yang tayang di KompasTV, Jumat (5/7/2019). (Capture Youtube KompasTV)

Hal ini disampaikannya, untuk menjelaskan bahwa Demokrat siap di mana pun posisinya kelak.

"Bagi Partai Demokrat, mau di dalam ataupun di luar sama saja," ungkap Jansen.

"Yang penting hari ini kita menenangkan pemilih-pemilih kita di bawah untuk tenang, menerima apapun hasil pemilu ini," imbuhnya.

Jansen menilai, apabila masyarakat tenang, maka sang presiden pun juga akan tenang.

"Kalau Pak Jokowi tenang, Inshaa Allah menteri-menteri yang akan beliau pilih itu, entah latar belakangnya dari 01, profesional, atau mengambil dari 02, pastilah dipilih yang terbaik," jelas Jansen.

"Kalau dia memilih yang terbaik, kerjanya bagus, performance pemerintahan ini mantap, yang menerima hasilnya juga itu masyarakat kita, bangsa Indonesia secara keseluruhan, di mana kami juga ada sebagai bagian itu."

Dalam acara tersebut, Jansen juga memaparkan bahwa putusan terkait koalisi akan diserahkan seutuhnya kepada Jokowi sebagai presiden terpilih.

Ketum Cendikiawan Muslim Soroti Rencana Bergabungnya Demokrat dan PAN ke Koalisi Pemerintah

Partai Koalisi Indonesia Kerja Jokowi-Maruf Masih Kompak Tolak Merapatnya PAN dan Demokrat

"Pak Jokowi ini kan sudah sangat mengenal semua partai politik yang ada di Indonesia ini. Karena ini kan periode kedua beliau jadi presiden," kata Jansen.

"Sudah sangat mengenal partai politik, sudah sangat mengenal semua ketua umum partai di Indonesia, kualitas kadernya, karakternya, dan lain segala macam."

"Jadi kalaupun kemudian ada niatan Pak Jokowi mengajak kami partai-partai yang ada di pihak 02 ini, Pak Jokowi sudah tahu lah caranya."

"Jadi nggak perlulah kemudian kita berpolitik akrobatik di depan publik untuk menarik Pak Jokowi," paparnya.

Simak videonya mulai menit ke 8:53:

Sementara itu diberitakan Kompas.com sebelumnya, Kamis (4/7/2019), Wakil Sekretaris Jenderal PDI Perjuangan Eriko Sotarduga mengklaim, partainya tidak meminta jatah kursi menteri kepada Jokowi.

Sumber: TribunWow.com
Halaman 1/2
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved