Polisi Selamatkan Balita 3 Tahun yang Akan Dirkorbankan, Seluruh Keluarga Sudah Tanggalkan Pakaian

Polisi tiba di lokasi setelah mendapat laporan warga desa yang curiga dengan asap yang mengepul dari sebuah rumah

Polisi Selamatkan Balita 3 Tahun yang Akan Dirkorbankan, Seluruh Keluarga Sudah Tanggalkan Pakaian
Youtube Rana Film/TribunJakarta.com/Dwi Putra Kesuma
ilustrasi 

TRIBUNKALTIM.CO - Polisi di India berhasil menyelamatkan seorang anak perempuan balita usia tiga tahun dari keluarga yang hendak mengorbankannya dalam sebuah ritual.

Insiden yang nyaris berakhir mengerikan itu terjadi di desa Ganakpara, distrik Udalguri, negara bagian Assam, pada Sabtu (6/7/2019) lalu.

Polisi tiba di lokasi setelah mendapat laporan warga desa yang curiga dengana asap yang mengepul dari rumah seorang guru sains lokal bernama Jadab Saharia.

Diberitakan NDTV, saat polisi tiba, prosesi ritual pengorbanan sudah dimulai dengan Saharia bersama anggota keluarganya, baik pria maupun wanita, sudah menanggalkan pakaian mereka dan seorang anak perempuan sudah ditempatkan di atas altar dadakan.

Acara ritual itu dipimpin seorang pendeta yang telah membawa sebilah pedang panjang, siap untuk memenggal kepala balita itu.

Petugas dan warga awalnya berusaha membujuk keluarga itu untuk menghentikan ritual pengorbanan, namun hal itu justru membuat marah pendeta yang mulai mengacung-acungkan pedang dan kapak untuk mengancam warga.

Situasi mulai berubah kacau dengan anggota keluarga itu melemparkan batu dan peralatan ke arah petugas polisi.

Mereka juga membakar barang-barang mereka, termasuk sepeda motor, televisi, mobil, dan kulkas, untuk menghalangi petugas.

Mulai kehabisan cara untuk membujuk, polisi akhirnya melepaskan beberapa tembakan ke udara dan berhasil menenangkan keluarga dan pendeta itu.

Petugas yang melihat peluang akhirnya dapat menyelamatkan anak perempuan itu dan membawanya menjauh dari altar persembahan.

Polisi kemudian menempatkan anggota keluarga dan pendeta pemimpin ritual yang memegang parang ke dalam tahanan.

Tidak dijelaskan berapa orang yang ditahan dan apa saja hubungan di antara mereka.

Sementara anak perempuan yang hendak dikorbankan diketahui kemudian merupakan putri dari saudara ipar Saharia.

Balita tak berdosa itu hendak dikorbankan setelah diserahkan secara sukarela oleh sang ayah.

Anak perempuan itu rencananya hendak dikorbankan dengan disaksikan langsung oleh ibunya.

Kasus ini kini masih dalam penyelidikan polisi, termasuk terkait motif dilakukannya ritual pengorbanan itu.

Baca juga :

Dua Pelaku Pembunuhan Karyawati PTPN Ternyata Masih Pelajar, Mengaku Sempat Setubuhi Korban

Respon Mengejutkan Ibu FA, Setelah Melihat Lokasi Pembunuhan Putrinya oleh Tukang Bubur

Pria di India ditangkap karena penggal kepala ponakan

Seorang pria di India diduga telah memancung keponakannya sendiri yang baru berusia 12 tahun, dengan alasan persembahan untuk menenangkan dewa.

Insiden itu terjadi di sebuah ladang di desa Jadamunda, distrik Nuapada, negara bagian Odisha, India, pada Sabtu (8/6/2019).

Dilansir India Today, tersangka yang bernama Chintamani Majhi (48), diduga telah membujuk keponakannya untuk ke ladang, di mana bocah itu kemudian dipenggal menggunakan sabit.

Kakak korban, yang menyaksikan adegan pembunuhan dan pemenggalan itu dari kejauhan, langsung lari untuk mencari bantuan dari penduduk desa.

Warga kemudian melaporkan hal itu ke polisi, yang langsung menahan tersangka.

Menurut pihak kepolisian, tersangka telah mengakui perbuatannya yang membunuh dan memancung keponakannya.

Baca juga :

Mindo, Mantan Perwira Polri Otak Pembunuhan Istrinya Berhasil Ditangkap Setelah 6 Tahun Buron

Dua Terduga Pelaku Pembunuhan Pegawai Bank Mandiri Syariah Santi Malau Ternyata Suami Istri

Namun Majhi kemudian mengatakan bahwa dia melakukan hal itu untuk mengorbankan keponakannya sebagai persembahan untuk "Choru", yakni ritual pengorbanan dengan memberikan persembahan kepada para dewa agar panen dapat melimpah sebelum dimulainya musim tanam baru.

Untuk alasan itulah, tersangka mengajak keponakannya ke ladang sebelum kemudian "dikorbankan".

"Kami telah menerima informasi bahwa ada seorang pria yang membunuh keponakannya sendiri di desa Jadamunda. Kami kemudian menahan Chintamani Majhi dan menyita senjata yang digunakan dalam pembunuhan," kata petugas polisi.

"Majhi mengakui bahwa dia melakukan tindakan pembunuhan itu untuk Choru."

"Tetapi penyelidikan lebih lanjut akan dilakukan untuk mengungkap alasan sebenarnya dari tindakan tersangka membunuh keponakannya," kata Inspektur Penanggung Jawab, Nirmal Chandra Panigrahi, kepada India Today

Subscribe Official YouTube Channel:



Baca juga:


Tsamara Amany Pernah Menikah Muda di Usia 19 Tahun, Ini Sosok Mantan Suaminya


Bukan Hanya UTBK, Inilah 6 Penentu Lulus SBMPTN 2019; Rektor PTN Juga Bisa Punya Kriteria Sendiri


10 Link Pengumuman Hasil SBMPTN Selasa (9/7/2019) Pukul 15.00 WIB, Ini Alternatif Jika Tak Lulus


Nekat, Dua Remaja Belasan Tahun Ini Berani Rampok, Perkosa, dan Bunuh Korbannya, Ini Kronologisnya


PERSIJA VS PERSIB, The Jak Mania, Diminta Tak Terpancing Isu di Medsos

Artikel ini telah tayang di Kompas.com dengan judul "Hendak Dikorbankan Keluarganya, Anak Perempuan Usia 3 Tahun Diselamatkan" dan "Penggal Keponakannya untuk Ritual kepada Dewa, Pria India Ditahan"

Editor: Doan Pardede
Sumber: Kompas.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved