Jadi Partai, Mardani Ali Sera Minta Garbi Tak Ambil Kader PKS, Ucapkan Wellcome to The Jungle

Ketua DPP PKS Mardani Ali Sera mengaku sudah tahu rencana Garbi bertransformasi menjadi partai politik dari Fahri Hamzah. Mardani pun beri peringatan

Tribunkaltim.co/ Nevrianto
Penggagas Gerakan Arah Baru Indonesia Fahri Hamzah (kedua dari kanan) didampingi Wagub Kaltim, Hadi Mulyadi melepas lebih dari 5000 peserta jalan sehat Merah Putih, Deklarasi GARBI Kaltim dan HUT kr 62 Provinsi Kaltim di Stadion Sempaja Samarinda Kalimantan Timur, Minggu(27/1/2019). 

TRIBUNKALTIM.CO - Jadi Partai, Mardani Ali Sera Minta Garbi Tak Ambil Kader PKS, Ucapkan Wellcome to The Jungle.

Diketahui, Gerakan Arah Baru Indonesia atau Garbi saat ini masih berstatus sebagai organasasi masyarakat.

//

Garbi juga didirikan oleh sejumlah elit PKS contohnya Anis Mata dan Fahri Hamzah.

Dilansir dari Kompas.com, Ketua DPP Partai Keadilan Sejahtera atau PKS, Mardani Ali Sera mempersilakan Ormas Garbi bertransformasi menjadi partai politik.

Sebab, itu merupakan hak setiap warga negara.

Namun, Mardani juga mengingatkan bahwa membangun sebuah partai politik bukanlah perkara muda.

"Kalau mau bikin partai, welcome to the jungle.

Tapi pesannya, bikin partai itu berat," kata Mardani Ali Sera di Gedung DPR, Kamis (11/7/2019).

Mardani Ali Sera sendiri sudah mengetahui wacana transformasi Garbi sebagai partai politik dari salah satu pendirinya, yakni Fahri Hamzah.

Walaupun menyebut Garbi sebagai mitra PKS dalam mencintai Indonesia, Mardani Ali Sera mengingatkan Garbi untuk tidak mengambil kader-kader PKS menjadi kadernya.

"Kalau mereka mau buat (partai) monggo.

Tapi kalau mau mengambil (kader) punya PKS, PKS punya mekanisme pertahanan diri, yang lain saja," ujar Mardani Ali Sera.

Sebelumnya, Fahri Hamzah menyebut organisasi kemasyarakatan Garbi akan bertransformasi menjadi partai politik sesuai aspirasi para simpatisan.

"Ada gerakan pemikiran yang telah dimulai oleh Garbi di seluruh Indonesia.

Itu bisa kita teruskan menjadi sebuah gerakan politik berbentuk sebuah partai politik," kata Fahri Hamzah.

Adapun ormas Garbi didirikan oleh sejumlah eks tokoh PKS, antara lain Fahri Hamzah dan Anis Matta.

Wakil Ketua DPR RI Fahri Hamzah saat mengunjungi redaksi Tribunnews di kawasan Palmerah, Jakarta Barat, Selasa (29/1/2019). Kunjungan Fahri Hamzah tersebut dalam rangka membahas perkembangan isu politik terkini sekaligus bersilaturahmi dengan Redaksi Tribunnews.
Wakil Ketua DPR RI Fahri Hamzah saat mengunjungi redaksi Tribunnews di kawasan Palmerah, Jakarta Barat, Selasa (29/1/2019). Kunjungan Fahri Hamzah tersebut dalam rangka membahas perkembangan isu politik terkini sekaligus bersilaturahmi dengan Redaksi Tribunnews. (Tribunnews/Jeprima)

Gerakan Arah Baru Indonesia (Garbi) merupakan ormas baru bentukan para politisi yang dahulu aktif di Partai Keadilan Sejahtera (PKS).

Kini, Garbi aktif untuk membentuk kepengurusan di seluruh provinsi Indonesia.

Berbeda dari kebanyakan ormas lain atau partai politik sekalipun, Garbi lantas tak ingin memainkan politik pragmatis dalam dinamika perpolitikan nasional.

Satu di antara deklarator Garbi, Fahri Hamzah mengatakan saat ini Garbi belum ingin menentukan arah dukungan terhadap kandidat Pilpres 2019, apakah pasangan nomor 01 Jokowi-Maruf Amin atau nomor 02 Prabowo Subianto-Sandiaga.

Deklarasikan Garbi di Kaltim, Fahri Hamzah Ingin Indonesia Jadi Kekuatan Baru di Dunia

Puluhan Ribu Peserta Ramaikan Jalan Sehat Merah Putih Garbi Kaltim

Terima Kunci Mobil Hadiah Utama Jalan Sehat Garbi Kaltim, Mata Ika Berkaca-kaca

Ini Kata Bawaslu Kaltim soal Penggunaan Simbol Jempol dan Telunjuk di Deklarasi Garbi

Namun, dirinya mengaku merekomendasikan beberapa calon legislatif (caleg) yang dinilainya mumpuni dan mampu membawa perubahan ke arah yang lebih baik.

"Ya soal bebas memilih saya belum ngomong tetapi saya melakukan endorsement kepada anggota atau caleg DPR RI lintas partai yang bagus-bagus.

Kalau ada orang bagus saya nilai layak dia mengganti dan menjadi wakil masyarakat dan saya akan dukung," ujar Fahri Hamzah saat berkunjung ke Redaksi Tribunnews.com, Palmerah, Jakarta, Selasa (29/1/2019).

Puluhan ribu peserta jalan sehat Merah Putih ala Garbi Kaltim tumpah ruah di GOR Madya Sempaja Samarinda Kalimantan Timur, Minggu, (27/1/2019)
Puluhan ribu peserta jalan sehat Merah Putih ala Garbi Kaltim tumpah ruah di GOR Madya Sempaja Samarinda Kalimantan Timur, Minggu, (27/1/2019) (Tribunkaltim.co/ Nevrianto)

Lebih lanjut, Wakil Ketua DPR RI itu mengungkapkan saat ini Garbi telah memiliki kepengurusan di 25 provinsi.

Kendati demikian, Fahri menyebut Garbi belum memiliki kepengurusan di tingkat nasional.

Dia pun tak menampik, jika telah terbentuk kepengurusan nasional, Garbi akan melakukan rapat-rapat guna menyikapi arah dukungan di Pilpres 2019.

"Belum ada pikiran tapi nanti 17 Februari ini kami lengkap strukturnya. Mungkin setelah lengkap ini ada rapat-rapat karena pengurus nasionalnya juga belum ada," kata Fahri Hamzah. (*)
Editor: Rafan Arif Dwinanto
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved