Senin, 20 April 2026

Barantan Balikpapan Lepas Ekspor Hasil Olahan Sawit Rp 80 Miliar ke China

Kementerian Pertanian (Kementan) melalui Badan Karantina Pertanian (Barantan) melepas ekspor hasil olahan sawit senilai Rp80 miliar

TribunKaltim.Co/HO
Kepala Pusat Karantina Tumbuhan dan Keamanan Hayati Nabati, A.M Adnan saat meninjau lokasi pengolahan minyak sawit sekaligus melepas ekspor di PT. Kutai Refinery Nusantarabersama Cukai Balikpapan, KSOP Balikpapan, Ekspedisi dan Pengguna Jasa, saat meninjau lokasi pengolahan minyak sawit sekaligus melepas ekspor di PT. Kutai Refinery Nusantara 

TRIBUNKALTIM.CO, BALIKPAPAN - Kementerian Pertanian (Kementan) melalui Badan Karantina Pertanian (Barantan) melepas ekspor hasil olahan sawit senilai Rp80 miliar ke Cina di Balikpapan, Senin (22/7/2019).

RBD Palm Oil  sebanyak 13.000 Metrik Ton yang diekspor merupakan salah satu produk pertanian asal Kalimantan Timur.

Kepala Pusat Karantina Tumbuhan dan Keamanan Hayati Nabati, A.M Adnan mengatakan,  akan terus memacu peningkatan ekspor komoditas pertanian unggulan daerah.

"Layanan cepat ini diharapkan dapat meningkatkan efektifitas, efisiensi, dan akuntabilitas pelaksanaan sertifikasi ekspor karantina pertanian," ujarnya.

Berbagai kebijakan Barantan dilahirkan mendorong daya saing komoditas pertanian, salah satunya percepatan layanan sertifikasi ekspor.

"Sejalan dengan arahan Mentan, saat ini Karantina Pertanian telah memangkas waktu sertifikasi ekspor menjadi 3 jam saja. Tentunya diberikan kepada pengguna jasa dengan rekam jejak yang baik" tegas Adnan.

Lebih lanjut Adnan menyebut,  kunci peningkatan ekspor tidak terlepas dari kerja sama yang baik antara pemerintah dengan pelaku usaha.

Mereka adalah mitra utama keberhasilan sektor pertanian dalam menunjang peningkatan pendapatan negara.

"Barantan menjamin kesehatan komoditas ekspor ini dengan memperketat pengawasan kesehatan dan keamanan sesuai persyaratan negara tujuan ekspor," ujarnya.

Sementara Abdul Rahman, Kepala Karantina Pertanian Balikpapan memaparkan nilai ekspor produk ini selama kurun waktu tahun 2019 telah mencapai Rp 2 triliun.

Turut hadir Bea Cukai Balikpapan, KSOP Balikpapan, Ekspedisi dan Pengguna Jasa, saat meninjau lokasi pengolahan minyak sawit sekaligus melepas ekspor di PT. Kutai Refinery Nusantara. (*)

Subscribe YouTube newsvideo tribunkaltim:

Baca juga:

Disebut Calon Menteri Jokowi, Putri Mantan Presiden RI Ini Malah Tertawa dan Sebut Terlalu Rendah

Terungkap, Sang Suami Ternyata Sering Lakukan Hal Ini saat Lihat Nunung Konsumi Sabu di Pagi Hari

Setelah Pensiun Tentara, Edy Rahmayadi Ungkap Ada Oknum TNI Sok-sokan Dengannya, Begini Perlakuannya

Tsunami 20 Meter Ancam 584 Desa, BMKG Sebut Ada Generator Gempa Kuat di Pantai Selatan Jawa

Benda Langka yang Ditemukan Susno Duadji di Kebunnya Tak Sembarangan, Bisa Berbunyi Seperti Gong

Sumber: Tribun Kaltim
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved