Kisah Warga saat Tsunami Datang: 3 Kali Dihantam, Berhasil Lolos dari Maut dengan Cara Tak Terduga
BNPB mencatat 5.744 desa berpotensi terdampak bencana tsunami di Indonesia, dimana 584 di antaranya berada di selatan Jawa.
Ekspedisi akan berakhir di Banten pada 16 Agustus 2019.
Ekspedisi ini akan melibatkan lebih dari 200 peserta.
Baca juga :
Tsunami 20 Meter Ancam 584 Desa, BMKG Sebut Ada Generator Gempa Kuat di Pantai Selatan Jawa
TERPOPULER Gempa dan Tsunami Setinggi 20 Meter Berpotensi Landa Selatan Jawa, Begini Kata BMKG
Mereka memberi sosialisasi ke sekolah-sekolah.
Bahkan tinggal beberapa hari di desa-desa dalam membangun kesiapsiagaan di tingkat desa dengan berbagai kegiatan kreatif.
Kepala Pelaksana Badan Penanggulangan Daerah (BPBD) DIY, Biwara Yuswantana mengatakan, pihaknya perlu meningkatkan infrastruktur evakuasi tsunami yang ada.
Salah satunya dengan membentuk destana.
Sosialisasi terkait kebencanaan juga diberikan dari mulai desa hingga sekolah-sekolah karena setiap tahun murid berganti, maka gurunya yang dilatih dan edukasi.
Ada 39 desa dan 12 Kecamatan, di Kabupaten Gunungkidul, Bantul, dan Kulon Progo, targetnya semuanya dibentuk destana.
"Memang yang sudah ada baru di Pantai Kwaru tempat evakuasi tsunami, tetapi sebenarnya alam sudah menyediakan pelindung seperti gumuk pasir dan ada bukit-bukit bagi kita menjadi pelindung dari tsunami," ucapnya.
Nelayan berhasil selamat saat diterjang tsunami
Bicara tsunami, tentunya tak lepas dari kisah-kisah yang pernah dialami warga. Bahkan beberapa di antaranya mungkin tak akan pernah dilupakan selama hidup.
Salah satunya pernah diceritakan tahun 2018 lalu. Berikut kisahnya :
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/kaltim/foto/bank/originals/puji-nelayan-yang-selamat-dari-tsunami-setelah-diterjang-selombang-sebanyak-3-kali.jpg)