Heboh Penjelasan Kepala BKPM Soal Induk Tokopedia, Gojek Dkk di Singapura, Yusuf Mansur Bereaksi

Kepala BKPM Thomas Lembong tuai kontroversi soal unicorn di Indonesia yakni Gojek, Traveloka, Bukalapak dan Tokopedia yang berinduk di Singapura

Heboh Penjelasan Kepala BKPM Soal Induk Tokopedia, Gojek Dkk di Singapura, Yusuf Mansur Bereaksi
TRIBUN KALTIM/MUHAMMAD ARFAN
Kepala BKPM RI Thomas Lembong didampingi Gubernur Kaltara Irianto Lambrie memberi keterangan kepada awak media yang hadir dalam Kaltara Investment Forum yang digelar di Jakarta 8 Maret lalu. 

TRIBUNKALTIM.CO - Heboh Penjelasan Induk Tokopedia, Gojek Dkk di Singapura, oleh Kepala BKPM, Ust Yusuf Mansur Bereaksi.

Kepala Badan Koordinasi Penanaman Modal atau BKPM Thomas Lembong membuat heboh publik dengan pernyataannya.

Thomas Lembong menjelaskan hasil penelitian Google dan Themasek, terkait 4 unicorn di Indonesia.

Empat unicorn tersebut adalah Gojek, Bukalapak, Tokopedia dan Traveloka.

Sebelumnya, Thomas menjelaskan, induk dari empat perusahaan unicorn asal Indonesia memang berada di Singapura.

Maka, saat ada investor yang ingin menanamkan modal di perusahaan tersebut, harus terlebih dahulu mampir ke Singapura.

“Dan seringkali masuknya itu bukan dalam bentuk investasi, tapi oleh induk unicorn Singapura, langsung bayar ke vendor atau supplier Indonesia," kata Thomas.

Atas dasar itu, ketika ada investasi dari luar negeri yang masuk ke empat perusahaan tersebut tak langsung masuk ke Indonesia.

“Jadi yang sedikit membingungkan ada pengumuman bahwa Grab akan investasi lagi sekian dan Go-Jek baru dapat fundraising.

Tapi tidak nongol dalam arus modal masuk dalam bentuk investasi. Jawabannya masuk berbentuk investasi ke Singapura, induknya," ucap dia.

Thomas Lembong saat menghadiri pertemuan Investor 20 -20 Invesment Association di Istana Negara, Jakarta, Selasa (4/11/2014).
Thomas Lembong saat menghadiri pertemuan Investor 20 -20 Invesment Association di Istana Negara, Jakarta, Selasa (4/11/2014). (Setkab)
Halaman
1234
Penulis: Rafan Arif Dwinanto
Editor: Alfiah Noor Ramadhany
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved