Liga Indonesia

Kalah dari Arema FC, Pelatih Persib Bandung Singgung Teror dan Kabar Pertandingan tak Dilanjutkan

Persib Bandung tak berdaya saat menghadapi Arema FC di Stadion Kanjuruhan, Malang, Selasa (30/7) malam

Tribun Jabar/Deni Denaswara
Robert Rene Alberts 

Beberapa kali Persib melakukan serangan tapi belum juga berbuah gol karena ketatnya pertahanan Arema. Satu peluang emas yang didapat Febri Hariyadi di menit 52, tapi tak mampu merobek gawang Arema, tendangan kerasnya masih bisa ditepis oleh Kurniawan.

Guna memperkecil ketertinggalan pelatih Persib, Robert Alberts mengganti beberapa pemain. Abdul Aziz dan Erwin Ramdhani dimasukkan.

Melalui serangan balik cepat di menit 68, Rifaldi Bawuo kembali menambah kemenangan Arema FC, skor menjadi 0-4.

Rifaldi kembali mencetak gol di menit 90. Namun sebelum pertandingan usai, Febri Hariyadi berhasil mencetak gol hiburan.

Gol cantik dengan tendangan kaki kirinya yang mengarahkan Bola ke pojok gawang Arema, tak mampu diselamatkan oleh kiper.

Dengan hasil tersebut Persib kini berada di posisi ke 11 klasemen sementara Liga 1 dengan poin 13 dan Arema berada di posisi empat dengan poin 18.

Pelatih Persib Bandung, Robert Alberts mengucapkan selamat untuk Arema yang telah mengalahkan timnya 1-5, dan ia membahas kejadian sebelum pertandingan.

“Saya yang ingin bahas adalah beberapa kejadian sebelum pertandingan karena kami bermain di bawah protes hari ini (kemarin). Kami memang tidak ada alasan untuk kekalahan di pertandingan ini,” ujar Robert Alberts setelah pertandingan.

Robert memaparkan alasannya protes, ia protes karena tidak bisa tidur semalaman saat di hotel.

“Siapa pun itu, itu bukan Aremania karena kami respek kepada mereka. Semalaman mengganggu pemain, menyalakan kembang api,” kata Robert Alberts.

Halaman
1234
Editor: Januar Alamijaya
Sumber: Tribunnews
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved