Smartphone

Smartphone China Mulai Merajai Pasar, Eksistensi iPhone Mulai Meredup Muncul Huawei Xiaomi

Penutup lima besar lagi-lagi diisi oleh vendor asal China, yakni Vivo yang tumbuh tipis dari 7,3 persen menjadi 7,5 persen.

Editor: Budi Susilo
TribunKaltim.Co/Budi Susilo
Smartphone merajai di pasaran Kota Balikpapan, Kalimantan Timur. Ada pabrikan smartphone yang belakangan meroket posisinya di kancah persaingan smartphone Indonesia menurut pengamatan IDC yakni Xiaomi. 

Seperti dikatakan sebelumnya, Samsung masih merajai smartphone global dengan pangsa pasar sebesar 21,3 persen, naik dari 19,6 persen di periode yang sama tahun lalu.

Di posisi kedua dihuni Huawei yang naik tipis dari 14,9 persen ke 15,8 persen.

Hasil ini cukup menarik mengingat pada Mei lalu, pemerintah AS sempat memblokir bisnis Huawei dengan perusahaan AS yang mengancam operasional Android di smartphone Huawei.

"Efek dari pemblokiran tidak mampu menyebabkan penurunan pengapalan selama kuartal ini, yang artinya tidak akan menjadi masalah kedepannya," jelas Counterpoint Research Associate Director, Tarun Pathak, dilansir KompasTekno dari Economic Times, Kamis (1/8/2019).

Menurutnya, Huawei melakukan penetrasi di China dan hasilnya cukup baik untuk menutup penurunan pengapalan di pasar luar negeri.

Di bawah Apple ada Xiaomi yang menjadi vendor smartphone nomor empat di dunia, dengan pangsa pasar 9 persen, naik dari periode sebelumnya 8.,8 persen.

Penutup lima besar lagi-lagi diisi oleh vendor asal China, yakni Vivo yang tumbuh tipis dari 7,3 persen menjadi 7,5 persen.

Jika digabung, pangsa pasar vendor smartphone China yang terdiri atas Huawei, Oppo, Vivo, Xiaomi, dan Realme mencapai 42 persen pada periode April-Juni 2019.

Jumlah ini disebut menjadi pencapaian tertinggi sejauh ini.

Pasar smartphone Masih Lesu

Secara keseluruhan, Counterpoint Research mengatakan bahwa pengapalan smartphone mengalami penurunan.

"Penurunan pasar smartphone terjadi karena China yang terus menurun pasarnya selama dua tahun terakhir," jelas Counterpoint Research.

Perang dagang antara China dan AS yang belum tuntas juga mempengaruhi penurunan pangsa pasar smartphone global.

Jika China mendominasi sebagai produsen, Counterpoint Research mencatat India adalah pasar paling seksi untuk smartphone di periode ini.

Pada kuartal kedua tahun ini, pengapalan smartphone ke India mencapai 37 juta unit dan menjadi pasar kunci.

Halaman
123
Sumber: Grid.ID
Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved