Kisah Tragis Siswi SMA Korban Rudapaksa, 'Dibunuh' saat Mau Bersaksi untuk Kasus yang Menimpanya
Selintas tak terlihat mencolok. Namun setelah diperhatikan dengan saksama, barulah jelas: eorang gadis dengan satu kaki ditekuk ke kiri
Pria Beristri Rudapaksa Nenek 74 Tahun di Aceh, Berawal dari Saran Istri Pelaku Obati Sakit Perut
Tega Rudapaksa Ibu yang Sedang Menyusui Bayinya, Begini Pengakuan Langsung dari Pelaku
Pada akhir malam itu, ketika Mujey sudah masuk rumah, sekitar 10 menit kemudian dipanggil lagi oleh DQ. Ia meminta Mujey kembali masuk ke mobil James. Kemudian, garis hidup Mujey pun berubah. Di kursi belakang, James diduga memperkosa Mujey, dan DQ memegangi tangannya.
“Mujey menangis,” kenang DQ di pengadilan. Ia hanya bisa diam ketika Mujey meminta James untuk berhenti. “Aku takut,” kata DQ yang merasa tidak akan bisa mengalahkan James. Di mata DQ James terlihat “menyeramkan”. Suatu kali ia pernah melihat James mencekik bibinya. Ketika DQ mencoba menghentikan perbuataan itu, James malah gentian mencekiknya.
Sepanjang musim panas itu, James telah memperkosa Mujey setidaknya di tiga lokasi. Di setiap kejadian itu DQ selalu memegangi tangan Mujey. Ia melihat Mujey menangis. Akan tetapi ia tidak bisa berbuat apa-apa. Mujey sendiri juga ketakutan karena James mengancam bahwa ia akan mengubah nilai-nilai sekolah Mujey. Mujey tahu James petugas sekolahnya karena pernah melihat James memiliki lencana Sekolh East Kentwood.
Bebas dengan jaminan
DQ mendesak Mujey untuk memberitahu ibunya. Namun Mujey takut dan tak ingin memberi tahu siapa-siapa soal pemerkosaan itu. Terlepas dari situasi mereka yang kelam, Mujey telah menjalin kasih dengan DQ. Sayangnya, kisah kasih itu tak berumur lama karena pada akhir 2017 mereka putus. Akan tetapi mereka tetap berteman.
Mujey akhirnya memberitahu kisah kelamnya ke ibunya. Hati Corneh hancur berkeping-keping. Ia lantas meminta tolong saudara perempuan tertuanya, Sannoh, sosok yang paling kuat dalam keluarga mereka. Sannoh membawa Mujey ke penasihat sekolah untuk mengadukan apa yang dialami Mujey.
Pihak sekolah lantas memanggil polisi dan mendengarkan cerita Mujey selama berjam-jam. Sesekali Mujey bertanya kepada detektif, apakah ia bisa menuliskan rincian kisah mengerikannya, sehingga tidak harus mengucapkannya di depan keluarganya.
Pada November, polisi memeriksa James. Menurut pengakuan James, ia mengaku berhubungan seks dengan Mujey dua kali. Ketika Mujey mendengar tentang penahanan James dari penasihat sekolah, ia segera memberitahukan hal itu kepada Corneh. Mujey berkata, “Ibu, dia ditahan.”
Dari penjara, James menelepon ibunya. “Quinn,“ katanya.
“Iya, Ibu?”
“Jika kau tidak berhubungan seksual dengan gadis ini, kau harus berjuang habis-habisan atau kejadian ini akan menghancurkanmu.”
“Ibu, hidupku sudah berantakan,” jawab James. “Aku menghancurkan hidupku.”
Pada hari berikutnya, Mujey dan keluarganya menyaksikan dari balik kaca satu arah ketika James dan tunangannya memohon kepada hakim pembebasan dengan jaminan yang murah.