Kisah Tragis Siswi SMA Korban Rudapaksa, 'Dibunuh' saat Mau Bersaksi untuk Kasus yang Menimpanya

Selintas tak terlihat mencolok. Namun setelah diperhatikan dengan saksama, barulah jelas: eorang gadis dengan satu kaki ditekuk ke kiri

Kisah Tragis Siswi SMA Korban Rudapaksa, 'Dibunuh' saat Mau Bersaksi untuk Kasus yang Menimpanya
IST/Intisari
Makam Mujey Dumbuya 

Rudapaksa Nenek 9 Cucu, Remaja 18 Tahun di Kalbar Ditangkap, Ancaman Pelaku Buat Korban Tak Berdaya

Mujey Dumbuya
Mujey Dumbuya

Diperkosa di tiga lokasi

Mujey lahir di Sierra Leone dari sebuah keluarga asal Liberia, yang melarikan diri dari perang saudara. Tetapi di Sierra Leone, mereka pun mengalami peperangan juga. Keluarga Mujey masih dapat mengingat kelaparan, peluru beterbangan, orang-orang tidur di pinggir jalan, dan rumah-rumah yang ditinggalkan. Kota itu menjadi tempat yang berbahaya baagi gadis dan perempuan, karena kasus pemerkosaan merajalela.

Keluarga Mujey akhirnya tinggal di kamp pengungsian, dengan pakaian bekas dan makanan yang disediakan oleh PBB. Tetapi ketika Mujey berusia tiga tahun, UNHCR memindahkan keluarga ini ke AS. Ketika mereka tiba di Michigan, mereka merasa seperti bisa bernapas lagi. Bibi Mujey, Najah Konneh (28), merasa mereka sudah aman dan mendapatkan kesempatan untuk kehidupan yang lebih baik.

Mujey tumbuh sebagai gadis mungil yang manis, kata Jainya Sannoh (42), bibi yang lain. Ia selalu menginginkan orang-orang di sekitarnya merasa nyaman, baik, dan dicintai, sehingga ia sering memuji. Ia juga senang menjadi “putri”, anak yang paling tua diantara sepupu-sepupunya, dan takut seorang anak perempuan lain dilahirkan, yang akan membuatnya harus berbagi gelar.

“Dia selalu memberitahuku, 'Bu, apakah kamu tahu aku seorang bintang? Bu, apakah kamu tahu aku suatu hari akan menjadi superstar? ‘” kata ibunya, Farmata Corneh (32). Ini berlangsung selama bertahun-tahun, sampai Mujey beralih keinginan untuk menjadi perawat. Pada bulan-bulan sebelum dia meninggal, dia mengatakan ingin menjadi seorang perwira polisi.

Sampai kemudian  cerita bermula ketika Mujey berusia 15 tahun. Sekolah sedang libur musim panas dan ia bertemu dengan seorang pria yang dikenalnya melalui Facebook. Pria bernama DaQuarius Bibbs atau DQ itu berusia 17 tahun.

Lelaki ini berasal dari Saginaw, sebuah kota yang berjarak dua jam perjalanan dari Grand Rapids. Namun pada musim panas itu, DQ tinggal bersama bibinya di pinggiran kota yang berjarak sekitar 10 km dari tempat tinggal Mujey. Turut tinggal di rumah itu tunangan bibinya, Quinn James.

DQ dan Mujey saling berkirim pesan selama berminggu-minggu sebelum akhirnya bertemu pada akhir Juli 2017. Pada “kopi darat” pertama mereka, James mengantar pasangan muda ini berkeliling.

Baca juga :

Halaman
1234
Editor: Doan Pardede
Sumber: Intisari
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved