Hewan Kurban
Sapi Limosin Milik Warga Balikpapan ini Beratnya 1 Ton, Makannya Telur Bebek dan Minum Jamu
SAPI jenis limosin milik Abdul Muis mungkin menjadi sapi kurban terberat dan termahal harganya se Kota Balikpapan.
TRIBUNKALTIM.CO - SAPI jenis limosin milik Abdul Muis mungkin menjadi sapi kurban terberat dan termahal harganya se Kota Balikpapan.
Hewan kurban dengan bobot kurang lebih 1 ton tersebut dibanderol Rp 80 juta. Warga Martadinata, Balikpapan Tengah yang membelinya untuk kurban tahun ini.
Saat melintas di kawasan Kampung Timur, Jalan Indrakila, Gunung Samarinda Baru, banyak dijumpai pedagang sapi kurban. Hal ini sepertinya sudah menjadi tradisi saat menjelang Hari Raya Idul Adha.
Ada pemandangan menarik dari puluhan sapi kurban yang dijual di sepanjang Jl Indrakila. Seekor sapi besar warna kecoklatan menjadi pusat perhatian warga. Sapi jenis limosin memiliki berat 1 ton lebih, dan telah terjual dengan harga Rp 80 juta.
Abdul Muis, pemilik sapi enggan membeberkan siapa orang yang membeli sapi tersebut. Da hanya menyebutkan atas nama Caca, warga Martadinata.
Sapi Limusin ini sudah setahun dirawat Abdul Muis penuh dengan kasih sayang. "Saya pelihara di sini (Balikpapan). Saya membelinya sejak Idul Adha tahun lalu. Saya pelihara selama setahun. Kandangnya ada di bekas pemotongan sapi, belakang apotek," katanya.
Usia sapi saat ini sekitar 4 tahun, jenis kelamin jantan. Perawatannya selain pagi dan siang makan, saat tengah malam Abdul Muis tak lupa memberikan makan lagi.
"Ngalah-ngalahin istri perawatannya," tuturnya sambil bercanda.
Abdul Muis menyebutkan, selain rumput, makanan sampingnya ampas tahu. Hal ini diberikan agar perutnya tidak kedinginan, dan jadi hangat.
Perawatan khusus setiap tiga bulan sekali, sapi ini diberi makanan tambahan yakni telur ayam dan telur bebek.
"Awalnya saya pasarkan harga Rp 90 juta. Tapi sudah ada yang beli dan deal harga Rp 80 juta. Sudah laku, yang beli warga Martadinata, Balikpapan Tengah. Saat itu pembeli melihat baliho saya, langsung nelpon," ungkapnya.
Di Balikpapan hanya ada satu ekor sapi jenis limusin terberat dengan bobot 1 ton lebih. Untuk berat dagingnya sekitar 400 Kg lebih.
"Ini sapi bukan sapi kandang, beda dengan sapi biasanya, kalau sapi kandang gemuk tapi ringan dagingnya. Kalau ini sapi limusin ini fisiknya kuat," katanya.
Selain itu sapi limosin ini jinak sama pemiliknya. Senang dielus-elus. Kadang dikasih minum jamu supaya kuat.
Abdul Muis juga menjual sapi kadang, ada sekitar 15 ekor sapi stok yang tersedia dengan harga Rp 30 jutaan.
"Selama ini sudah 11 ekor terjual. Penjualan Alhamdulillah ada saja. Tahun lalu ada 20 ekor lebih yang terjual. Semua kesehatan sapinya lengkap, dan sapi ini layak kurban, sudah lewat karantina Palu dan Balikpapan," tandasnya. (dha)
• Beratnya 850 Kg, Sapi Kurban yang Dibeli Jokowi untuk Korban Gempa Donggala Ini Punya Nama Unik
• Sapi Limosin Hewan Qurban Idul Adha 2019 Laku Terjual Rp 80 Juta, Pembelinya Orang Balikpapan
• Jelang Idul Adha 1440 H, Distan Paser: Sapi Betina Produktif Jangan Dijadikan Hewan Kurban
• Sapi Kurban Diberi Label Sehat, Masyarakat Tak Perlu Khawatir Antrax dan Sirosis
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/kaltim/foto/bank/originals/sapi-limosin-straaat3.jpg)