Harga Cabai dan Daging Ayam di Kabupaten Berau Naik Lagi, Ini Faktor Pemicunya

"Kami hanya melakukan pemantauan harga, hasil pantauan ini kami laporkan langsung ke Kementerian Perdagangan," kata Tamim.

Harga Cabai dan Daging Ayam di Kabupaten Berau Naik Lagi, Ini Faktor Pemicunya
TRIBUN KALTIM / GEAFRY NECOLSEN
Sejumlah komoditi bahan pokok mulai mengalami kenaikan harga. Salah satunya adalah harga cabai yang awalnya Rp40 ribu per kilogram, kini menembus Rp80 ribu per kilogram. 

TRIBUNKALTIM.CO, TANJUNG REDEB – Mendekati hari raya Idul Adha, sejumlah harga bahan pokok mulai mengalami kenaikan harga.

Salah satunya adalah harga cabai yang tiba-tiba melonjak drastis.

Awalnya, harga cabai hanya Rp 40 ribu per kilogram, kini menembus Rp 80 ribu per kilogram.

Hal diakui Kepala Bidang Bina Usaha Perdagangan Dinas Perindustrian Perdagangan dan Koperasi (Disperindagkop) Berau Tamin, saat ditemui di ruang kerjanya.

“Harga cabai sudah mengalami kenaikan sejak seminggu yang lalu,” ungkap Tamim.

Kenaikan harga cabai diakuinya cukup signifikan dan cukup mengejutkan. Pasalnya, Disperindagkop melakukan pengawasan secara rutin setiap hari.

“Minggu lalu harga cabai memang naik dari Rp 40 ribu menjadi Rp 65 Ribu per kilogram. Sekarang sudah menembus Rp 80 ribu per kilogram,” jelasnya.

Namun sejauh ini, pihaknya tidak dapat berbuat banyak. Pasalnya, harga cabai yang mayoritas didatangkan dari luar daerah itu, ditentukan oleh mekanisme pasar.

"Kami hanya melakukan pemantauan harga, hasil pantauan ini kami laporkan langsung ke Kementerian Perdagangan," kata Tamim.

Pihaknya mengaku menemukan ada pedagang yang mempermainkan harga, namun Disperindagkop, kata Tamim tidak memiliki Kewenangan untuk menindak oknum pedagang tersebut.

Halaman
12
Penulis: Geafry Necolsen
Editor: Kholish Chered
Sumber: Tribun Kaltim
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved