Sabtu, 25 April 2026

Hari Konservasi Alam, IKA SKMA Bersama Bupati Kutim Ismunandar Tanam 50 Pohon Ulin

Saya minta, pasangan yang mau menikah menanam dua pohon. Nanti, saat melahirkan tanam lagi satu pohon. Ini merupakan ajakan pelestarian sejak dini

Editor: Mathias Masan Ola
TribunKaltim.co/MARGARET SARITA
Peringatan Hari Konservasi Alam Nasional di Kutim yang ditandai dengan penanaman pohon ulin di kawasan Demplot Taman Botani di Kawasan Pemerintahan Bukit Pelangi 

TRIBUNKALTIM.CO, SANGATTA – Hari Konservasi Alam Nasional diperingati pada 10 Agustus setiap tahunnya.

Tahun ini, Ikatan Alumni Sekolah Kehutanan Menengah Atas (IKA SKMA) menggandeng Pemkab Kutai Timur dan berbagai komunitas pecinta alam, menggelar kegiatan konservasi dengan penanaman dan pemeliharaan demplot ulin di kawasan Taman Botani Bukit Pelangi, Sabtu (10/8/2019).

Ada sekitar 50 bibit pohon ulin yang ditanam di lokasi seluas 10 hektare.

Selain pemeliharaan pohon ulin yang sudah ada, hasil penanaman pada 2011 lalu.

Pohon yang saat ini memiliki tinggi sekitar 2 meter, memerlukan perawatan agar tak mati.

Bupati Kutim Ismunandar yang ikut melakukan penanaman dan penyulaman pohon ulin mengatakan sangat mengapresiasi kegiatan tersebut.

“Apa yang sudah dilakukan kawan-kawan hari ini, program penanaman dan pemeliharaan sangat bagus. Tahun 2011 lalu, kita sudah pernah menanam dan saat ini terus tumbuh.

Sehingga perlu dilanjutkan, bahkan tak hanya di Sangatta, tapi juga di kecamatan lain,” ungkap Bupati Kutim Ismunandar.

Bupati Kutim Ismunandar juga sudah meminta Dinas Lingkungan Hidup agar melakukan kegiatan penanaman pohon endemik di Kutim ini ke seluruh kecamatan.

Nanti, dari kecamatan bisa dilanjutkan ke desa-desa.

Agar pohon ulin bisa terus lestari.

“Jangan sampai, anak cucu kita tak tahu mana yang namanya pohon ulin. Kami juga minta dukungan adik-adik KNPI Kutim, sebagai promotor untuk pemuda di kecamatan dan desa,” ujar Bupati Kutim Ismunandar.

Peringatan Hari Konservasi Alam Nasional di Kutim yang ditandai dengan penanaman pohon ulin di kawasan Demplot Taman Botani di Kawasan Pemerintahan Bukit Pelangi
Peringatan Hari Konservasi Alam Nasional di Kutim yang ditandai dengan penanaman pohon ulin di kawasan Demplot Taman Botani di Kawasan Pemerintahan Bukit Pelangi (Tribunkaltim.co, MARGARET SARITA)

Tak hanya ulin, Bupati Kutim Ismunandar juga berharap pohon buah khas Kutim juga ikut dilestarikan. Seperti buah kalang kala, maretam, dopar dan lahong.

Tak ketinggalan durian, cempedak serta buah lainnya yang sudah jarang terlihat di pasaran.

Karena daratan Kutim cukup luas, untuk menanam pohon ulin dan buah khas Kutim.

Sumber: Tribun Kaltim
Halaman 1/2
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved