8 Mahasiswa Dipukul, Kepala Satpol PP Samarinda Dituntut Mundur

Kepala Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) Samarinda Darham dituntut mahasiswa untuk mundur jadi jabatannya

8 Mahasiswa Dipukul, Kepala Satpol PP Samarinda Dituntut Mundur
TRIBUNKALTIM.CO/NEVRIANTO HARDI PRASETYO.
Mahasiswa menderita luka yang tergabung dalam Aliansi Suara Rakyat Nusantara (SURYANATA) ikut aksi unjuk rasa pasca terjadinya pengeroyokan kepada 8 mahasiwa yang dilakukkan oleh Satpol PP Kota Samarinda Balai Kota Pemkot jalan Kesuma Bangsa Samarinda Kalimantan Timur, Selasa (13/8/2019) 

Sementara itu, pada Jumat malam (8/8/2019) lalu, dalam rekaman CVTV tersebut selain mahasiswa, salah satu warung kopi juga ikut hancur, setelah menjadi pelampiasan emosi, akibat adanya perselisihan antara Satpol PP dengan mahasiswa,

yang sebelumnya terlibat cek cok saat jajaran Satpol PP meminta beberapa mahasiswa yang sedang bersantai di salah satu warung kopi untuk menunjukkan kartu identitas mereka.

"Itu kan warung biasa, yang jadi lokasi mahasiswa tersebut nongkrong. Bisa jadi warung itu ikut jadi sasaran, karena panasnya situasi perselisihan antara petugas dan 8 mahasiswa itu. Maka terpancing emosi, jadi suasananya tidak terkendali," tutur Syahrir terbata-bata.

Alasan dari tindakan pemukulan yang dilakukan anggotanya, karena Satpol PP Samarinda menuding 8 mahasiswa tersebut yang memulai perselisihan tersebut.

Syahrir menyebut hal itu adalah salah satu tindakan pembelaan, yang diakuinya bila perselisihan tersebut terjadi, ketika 8  mahasiswa itu menolak menunjukkan KTP mereka, dan membuat suasana menjadi panas.

"Kan kami membela diri, karena seperti yang saya dengar dari anggota yang bertugas pada malam itu, kalau awal mula terjadinya pemukulan, dilakukan  mahasiswa yang sebelumnya menolak untuk menunjukkan KTP saat diperiksa. ," akunya.

Sedangkan dari pihak mahasiswa, menyebutkan, bila apa penganiayaan yang dialami  mereka, didalangi  beberapa petugas, yang secara tiba-tiba memukul salah satu mahasiswa, dan memancing anggota lainnya untuk memulai penggeroyokan. Dan kasus penggeroyokan ini sedang ditangani pihak Kepolisian. (*)

Penulis: Cahyo Wicaksono Putro
Editor: Samir Paturusi
Sumber: Tribun Kaltim
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved