Mudah Tersinggung dan Stres, Tanda-tanda Penurunan Kecerdasan Emosi

Hati-hati bila Anda gampang stres dan mudah tersinggung. Itu menunjukkan bila kecerdasan emosi atau emotional quotient (EQ) mulai menurun

Mudah Tersinggung dan Stres, Tanda-tanda Penurunan Kecerdasan Emosi
Shutterstock
Ilustrasi emosi 

Orang yang memiliki EQ yang baik mampu menyeimbangkan sikap, perilaku, dan pikirannya. Ia memiliki batasan-batasan tertentu pada dirinya.

Sehingga hal-hal yang membuat kualitas hidupnya memburuk akan dibuangnya. Istilahnya ia tegas terhadap dirinya sendiri.

 Sedangkan orang yang lemah EQ biasanya menjalani hidup semaunya, tanpa prinsip dan batasan.

Detik-detik Egy Maulana Permalukan Bek Senior Polandia Sampai Tersulut Emosi

Jelang Melawan PSBS Biak, Satia Badgja Ingatkan Pemain Persiba Balikpapan Bisa Jaga Emosi

3. Tidak mengenal emosinya sendiri

Semua manusia pasti memiliki emosi, namun tidak semua orang mengenal emosi yang dialaminya.

Penelitian membuktikan hanya 36% orang bisa mengenal dan mengendalikan emosinya.

Sebaliknya orang yang lemah EQ biasanya tidak mampu mengenal emosinya sendiri.

Sehingga ia gampang jatuh dalam kesalahpahaman, konflik, dan emosi-emosi beracun lainnya. Ia cenderung merasa buruk, sensitif, frustasi, dan cemas.

4. Mudah berasumsi dan sangat mempercayai asumsinya sendiri

Orang yang lemah EQ biasanya cepat untuk berasumsi dan beropini. Tanpa mencari bukti, ia selalu mempercayai asumsinya.

Halaman
1234
Editor: Samir Paturusi
Sumber: Tribun Kaltim
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved