Breaking News:

Meski Cuma Misal, Rocky Gerung Ungkap Kenapa Anies - Ahok Bisa Saja Capres-Cawapres Nasdem 2024

Rocky Gerung menyarankan agar Anies Baswedan bisa menunjukkan bahwa ia merupakan gubernur yang bisa berpikir.

Editor: Doan Pardede
Channel Youtube Indonesia Lawyers Club
Rocky Gerung menyarankan agar Anies Baswedan bisa menunjukkan bahwa ia merupakan gubernur yang bisa berpikir, namun ia sempat menyinggung kata Badut saat acara 'Indonesia Lawyers Club (ILC)' dengan topik #AniesdiBully pada Selasa, (13/8/2019). 

Padahal, Rocky Gerung sudah menegaskan dirinya hanya membuat pengandaian jika Anies dan Ahok menjadi Capres dan Cawapres 2024.

Baca juga :

Anies Baswedan Setahun Pimpin Jakarta Tanpa Wagub; Sekwan Beri Penjelasan, PKS Sorot Tajam

Genap Setahun Pimpin Jakarta Tanpa Wagub, Ini Permintaan Anies Baswedan Pada DPRD DKI

"Karena dia berusahan larang saya buat tot experiment, bikin asumsi di kepala sebagai hipotesis untuk menguji."

"Ini bullyingnya motifnya apa? makanya saya ujikan seandainya Anies dipasangkan dengan Ahok, saya pake kata seandainya Badut enggak mungkin pakai kata seandainya, ini tadi reaksi seorang Badut," balas Rocky Gerung.

Pada ILC kali ini mengusung tema Anies Baswedan kerap menjadi sasaran Bully.

Anies Baswedan sering dibully oleh sebagian masyarakat soal polemik reklamasi hingga perkara polusi.

Lihat videonya mulai 2:17

Anies dan Nasdem

Sekertaris Jenderal Partai Nasdem, Johnny G Plate, membantah kabar bahwa Partai Gerindra akan mendukung Anies Baswedan untuk mencalonkan diri pada pilpres 2024 mendatang.

Menurut Johnny G Plate, kabar dukungan partai Nasdem pada Anies Baswedan menjadi calon presiden 2024 itu hanyalah pelintiran media, seperti yang TribunWow.com dari Kompas.com, Rabu (24/7/2019).

Partai Nasdem disebutnya belum memberikan pernyataan apapun perihal dukungan yang akan diberikan kepada Anies.

"Itu dipelantar-pelintir, kan tadi ada konferensi pers. Kalau belum dengar putar aja di Metro (TV), sudah menyimpang saja. Siapa yang mainin, siapa yang bilang? Tidak ada sama sekali yang bilang capres," lanjut Johny.

Ia menilai dalam pertemuan yang diadakan di Gedung DPP Nasdem Rabu (24/7/2019) lalu, Partai Nasdem hanya meminta Anies Baswedan untuk bekerja keras memajukan DKI Jakarta.

Hal itu tak dapat disimpulkan sebagai pertanda dukungan partai Nasdem pada Anies Baswedan untuk mencalonkan diri di Pilpres 2024 mendatang.

"Pak Surya bilang kinerja Anies itu bisa ditingkatkan. Kami harapkan itu ditingkatkan untuk kepentingan warga Jakarta. Kami bukan pendukung Anies, tapi untuk kepentingan warga Jakarta kami harus dukung Anies untuk Jakarta maju," ucap Johnny.

Lebih lanjut Johnny menyampaikan bahwa Partai Nasdem belum membicarakan tentang Pilpres 2024, mengingat presiden dan wakil presiden terpilih 2019-2024 pun belum resmi dilantik.

"Enggak ada ngomong gitu. Kalau mau ditanya bagaimana pelantikan presiden, bagus hebat. Kok ngomong 2024, yang ini (Jokowi-Ma'ruf) aja belum dilantik," ujar Johny.

Sebelumnya, Surya Paloh menyinggung soal Pilpres 2024 dan Anies Baswedan.

Hal itu disampaikan sang Ketua Umum Partai Nasdem setelah pertemuannya dengan Anies di Gedung DPP Partai Nasdem, Rabu (24/7/2019) lalu.

Surya Paloh menyarankan Anies untuk menjalankankan tugasnya sebagai Gubernur DKI Jakarta dengan baik, karena sosoknya tak hanya dibutuhkan oleh warga Jakarta namun juga seluruh warga Indonesia.

Saat wartawan memastikan apakah Nasdem akan mendukung Anies pada Pilpres 2024, Surya Paloh menyerahkan keputusan kepada Anies Baswedan.

"(Pilpres) 2024 kan tergantung Anies. Niatnya sudah pasti ada di situ, semua niat-niat baik harus terjaga asal baik," kata Surya Paloh.

(TribunWow.com/Mariah Gipty)

Sumber: Tribun Kaltim
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

Tribun JualBeli
© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved