BPJS Kesehatan

Pengobatan Luka Bakar hingga Kecelakaan Lalu Lintas Dijamin JKN-KIS

Namun ia bahagia karena ada program JKN-KIS yang menjamin biaya pengobatan kedua anaknya.

Pengobatan Luka Bakar hingga Kecelakaan Lalu Lintas Dijamin JKN-KIS
HO - BPJS Kesehatan
Ngatemi juga menyampaikan bahwa sampai saat ini anak bungsunya masih melakukan terapi dan kontrol ke fasilitas kesehatan. 

TRIBUNKALTIM.CO, BALIKPAPAN - Ngatemi adalah salah satu peserta Jaminan Kesehatan Nasional-Kartu Indonesia Sehat (JKN-KIS) yang memiliki banyak pengalaman dalam menggunakan Kartu Indonesia Sehat.

Dua kejadian kecelakaan yang dialami oleh kedua anaknya dari tiga bersaudara membuatnya merasa sedih kala itu.

Namun ia bahagia karena ada program JKN-KIS yang menjamin biaya pengobatan kedua anaknya.

Meski Belum Pernah Pakai JKN-KIS, Karmain Tetap Bayar Rutin Iuran karena Alasan Ini

Warga Manggar Balikpapan Bersyukur Dapatkan Donasi JKN-KIS

Operasi Jantung Rosida Dijamin JKN-KIS

Saat dikunjungi kediamannya, ia menceritakan pengalamannya dalam mendapatkan pelayanan kesehatan sewaktu anaknya mendapat musibah.

"Anak bungsu saya waktu itu masak telur goreng, kelupaan lah dia ditinggal masakannya ke kamar mandi. Sewaktu dia kembali lagi api sudah besar dan panik, akhirnya tangan kanannya terkena luka bakar yang cukup parah. Langsung saya bawa anak saya ke rumah sakit dan alhamdulillah dilayani dengan baik serta cekatan oleh pihak rumah sakit, lalu biayanya juga dijamin oleh program JKN-KIS," ceritanya.

Ngatemi juga menyampaikan bahwa sampai saat ini anak bungsunya masih melakukan terapi dan kontrol ke fasilitas kesehatan.

Selama ia melakukan hal tersebut tidak ada biaya pelayanan kesehatan yang ia keluarkan, semuanya di jamin oleh Program JKN-KIS.

Jalani 2x Operasi Pasang Ring di Jantung, Yusuf Terbantu dengan Adanya JKN-KIS

Dengan JKN-KIS, tak Lagi Khawatir Biaya Kesehatan, Begini Kisah Sukartono dan Istri

Manfaat JKN-KIS, Utami Berbagi Pengalaman Ketika Ibundanya Mengalami Muntah Darah

"Nah untuk anak kedua saya ngalamin kecelakaan motor, sampe terkelupas kulitnya dan harus dipasangi pen. Lagi-lagi, biayanya dijamin seluruhnya dan saya tidak mengeluarkan biaya sepeserpun. Hal yang paling penting adalah kita menjalankan prosedur yang telah ditetapkan," lanjut Ngatemi.

Ia juga menyebutkan, saat kejadian ia berbagi tugas dengan suaminya.

Ia melakukan proses administrasi di rumah sakit, sedangkan suaminya bergegas untuk melakukan pelaporan kecelakaan ke pihak kepolisian.

"Alhamdulillah dari kejadian tersebut, biaya pelayanan kesehatan kedua anak saya dijaminkan oleh BPJS Kesehatan. Jika menggunakan biaya sendiri pasti sangat besar dan saya serta keluraga merasa terbantu sekali akan hal itu. Bayar iuran juga sudah menjadi kebutuhan pokok bagi saya, saya tidak mau setelah saya memanfaatkannya lalu saya tidak lagi bayar iuran," ujar Ngatemi.

Ia pun berharap Program JKN-KIS dan BPJS Kesehatan tetap selalu ada, karena sangat bermanfaat sekali untuk masyarakat, apalagi untuk masyarakat kalangan menengah ke bawah. (*)

Editor: Ardian Tribun Kaltim
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved