Ada Kayu Bajakah di Hutan Penajam, Bupati Abdul Gafur Masud Ingatkan Tetap Jaga Kelestarian Alam

Ditambahkannya, warga PPU, yang ingin mempergunakan kayu bajakah sebagaimana mestinya, bisa mendapatkannya melalui lembaga adat Dayak PPU.

Ada Kayu Bajakah di Hutan Penajam, Bupati Abdul Gafur Masud Ingatkan Tetap Jaga Kelestarian Alam
Tribunkaltim.co/Heriani Amir
Bupati PPU, Abdul Gafur Mas'ud saat mencicipi air dari kayu bajakah. 

TRIBUNKALTIM.CO, PENAJAM - Viralnya kayu bajakah melalui kemenangan dua siswi asal Palangkaraya, Kalimantan Tengah, Anggina Rafitri, dan Aysa Aurealya di perlombaan karya ilmiah di World Invention Creativity Olympic (WICO) di Seoul, Korea Selatan yang meneliti kayu tersebut ternyata berkhasiat mengobati penyakit ganas.

Akar bajakah atau dalam bahasa Paser 'aka klawit' ternyata dapat mengobati penyakit kanker dan tumor, sehingga banyak diburu.

Akar bajakah, juga terdapat di hutan Penajam, Kalimantan Timur. Bupati Penajam Paser Utara (PPU) Abdul Gafur Mas'ud, meninjau langsung lokasi dimana terdapat pohon bajakah, Senin (19/8/2019) sore.

Tak hanya meninjau, Bupati PPU Abdul Gafur Mas'ud atau AGM juga mencicipi kayu berkhasiat ini.

AGM mengatakan, karena kayu bajakah yang berkhasiat mengobati penyakit kanker dan tumor hidup di tanah Benuo Taka, ia menghimbau masyarakat PPU khususnya dan Kalimantan Timur pada umumnya, untuk menjaga kelestarian kayu bajakah.

"Karena manfaatnya sangat luar biasa," katanya.

"Mari bersama-sama jaga hutan, jangan membakar hutan sembarangan, karena banyak sekali manfaat dari hutan kita tercinta," imbaunya.

AGM menambahkan, karena adanya obat mujarab yang bisa membunuh sel kanker dan tumor, masyarakat yang ingin membuka lahan, agar sebelumnya memperhatikan kondisi lahan, apakah terdapat tanaman berkhasiat atau tidak disana.

"Jika ada, kita lestarikan. Bagian yang tidak adanya saja yang mungkin bisa kita pergunakan untuk kepentingan umum," tuturnya.

Ditambahkannya, warga PPU, yang ingin mempergunakan kayu bajakah sebagaimana mestinya, bisa mendapatkannya melalui lembaga adat Dayak PPU.

Halaman
123
Penulis: Heriani AM
Editor: Budi Susilo
Sumber: Tribun Kaltim
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved